

Matius Pawara. (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Sosial terus mematangkan persiapan pengoperasian rumah singgah bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Fasilitas tersebut direncanakan menggunakan bangunan bekas asrama Port Numbay di kawasan Padang Bulan dan ditargetkan mulai difungsikan pada Maret ini.
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Matius Pawara, menjelaskan bahwa rumah singgah tersebut disiapkan sebagai tempat penanganan sementara bagi ODGJ yang membutuhkan perhatian dan penanganan khusus.
“Persiapan rumah singgah ini sementara dimantapkan dan ditargetkan bulan Maret ini sudah bisa difungsikan,” ujar Matius Pawara kepada Cepos, Kamis (13/3).
Ia mengatakan, bangunan tersebut memiliki kapasitas terbatas dan hanya dapat menampung sekitar 16 orang. Karena itu, Dinas Sosial akan memprioritaskan ODGJ yang berada dalam kondisi paling membutuhkan penanganan.
“Karena kapasitasnya hanya sekitar 16 orang, maka yang dibawa ke rumah singgah ini benar-benar ODGJ yang rawan, kritis, dan tidak mendapatkan perhatian dari keluarga,” jelasnya.
Untuk memastikan penanganan berjalan optimal, Dinas Sosial juga telah melakukan koordinasi dengan sejumlah rumah sakit di Kota Jayapura, terutama terkait dukungan tenaga medis.
Page: 1 2
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…
Prarekonstruksi memperagakan rangkaian dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses tersebut turut disaksikan…
Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan surat edaran gubernur yang baru untuk memperkuat pengawasan masuknya telur antarpulau…