Menurut Matius, tenaga medis dari beberapa rumah sakit nantinya akan membantu dalam penanganan kesehatan dan pemeriksaan medis bagi para penghuni rumah singgah.
“Kami sudah membangun koordinasi dan komunikasi dengan beberapa rumah sakit di Jayapura. Nanti akan dibantu tenaga medis dari beberapa rumah sakit khusus untuk penanganan secara medis,” ungkapnya.
Ia berharap keberadaan rumah singgah ini dapat membantu pemerintah dalam memberikan penanganan yang lebih baik bagi ODGJ di Kota Jayapura, sekaligus menjadi langkah awal dalam upaya penanganan sosial dan kesehatan bagi warga yang membutuhkan perhatian khusus. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Ia menjelaskan, anggaran yang dialokasikan untuk TPP ASN sebesar Rp7,5 miliar, sementara THR mencapai Rp25…
Ketua Bawaslu Papua, Hardin Halidin mengatakan laporan tersebut merupakan bentuk akuntabilitas lembaga pengawas pemilu atas…
Juru taktik Persipura, Rahmad Darmawan mengaku puas dengan etos kerja anak asuhnya. Menurutnya, pemusatan latihan…
Karena itu, menurutnya, pelayanan kepada masyarakat harus menjadi fokus utama perusahaan daerah tersebut. “Air bersih…
General Manager Kantor Cabang PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Sentani Jayapura, I Nyoman Noer…
Pelaksana Tugas Kepala DLHK Kota Jayapura, Simon Petrus Koirewoa, menjelaskan bahwa pendataan yang dilakukan tidak…