Angka tersebut tidak sebanding dengan jumlah penerimaan pegawai di tanah Papua yang setiap tahunnya hanya berkisar 2-3 ribu pegawai. Hal ini aka menjadi satu problem.
Masalah angka pengangguran akan terus meningkat, tentunya dengan begitu berbagsi persoalan sosial akan terus muncul. Untuk mengatasi persoalan tersebut, maka Ia menyarankan pemerintah daerah melakukan satu kebijakan khusus yaitu program sarjana masuk kampung. “Sarjana sarjana ini kita dorong untuk menggerakan ekonomi di kampung kampung,” sarannya.
Setiap lulusan diberi ruang untuk kembali ke kampung-kampung mengerakan ekonomi di kampung baik dalam bidang kesejatan, pendidikan ekonomi maupun sarjana lainnya harus mengabi di kampung kampung.
“Pemerintah kasih mereka uang-untuk membantu masyarakat, kerja apa saja, yang penting bisa menggerakan ekonomi kampung,” pungkasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Pegunungan mendorong penyelenggaraan pekan olahraga daerah atau Porda guna…
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PSSI Papua, Arya Sinulingga, akan melakukan koordinasi dengan pengurus PSSI Papua…
Presiden Direktur NCK, Owen Rahadiyan, mengaku puas terhadap perkembangan permainan tim selama masa pemusatan latihan…
- Sebanyak 89 crosser akan saling adu kecepatan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Grasstrack Region VI,…
Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…
Merespon terkait dengan kasus tersebut, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, M.Hum., menegaskan…