Angka tersebut tidak sebanding dengan jumlah penerimaan pegawai di tanah Papua yang setiap tahunnya hanya berkisar 2-3 ribu pegawai. Hal ini aka menjadi satu problem.
Masalah angka pengangguran akan terus meningkat, tentunya dengan begitu berbagsi persoalan sosial akan terus muncul. Untuk mengatasi persoalan tersebut, maka Ia menyarankan pemerintah daerah melakukan satu kebijakan khusus yaitu program sarjana masuk kampung. “Sarjana sarjana ini kita dorong untuk menggerakan ekonomi di kampung kampung,” sarannya.
Setiap lulusan diberi ruang untuk kembali ke kampung-kampung mengerakan ekonomi di kampung baik dalam bidang kesejatan, pendidikan ekonomi maupun sarjana lainnya harus mengabi di kampung kampung.
“Pemerintah kasih mereka uang-untuk membantu masyarakat, kerja apa saja, yang penting bisa menggerakan ekonomi kampung,” pungkasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pertemuan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah upaya krusial untuk mengkalibrasi ulang implementasi Otonomi Khusus…
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Papua menilai pendekatan keamanan dalam penanganan konflik…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH menyatakan hari ke enam ini…
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dan…
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan satuan tugas TNI…
Menurut Abisai Rollo, tingginya angka kebakaran dalam beberapa waktu terakhir harus menjadi perhatian serius semua…