

Pembukaan sosialisasi dan implementasi sekaligus pelatihan penginputan data MBG ke dalam dashboard yang dilaksanakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura di Jayapura, Selasa (11/11) (Foto/Humas Pemkot)
JAYAPURA– Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memberikan pelatihan tentang cara memasukkan data Makan Bergizi Gratis (MBG) ke dalam dashboard bagi satuan pendidikan jenjang PAUD hingga SMA/SMK.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura Rocky Bebena di Jayapura, Selasa, mengatakan pelatihan tersebut dilaksanakan untuk mempermudah monitoring dan evaluasi program MBG di sekolah maupun di lembaga pendidikan lainnya.
“Sehingga kami dapat memastikan setiap peserta mendapatkan akses yang tepat dan menyeluruh terhadap program MBG,” katanya.
Menurut Bebena, pelaksanaan MBG tidak hanya memenuhi standar teknis tetapi juga mampu memberikan dampak signifikan dalam upaya melawan malnutrisi dan stunting.
“Program MBG menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam mendukung pertumbuhan anak secara optimal dan menciptakan generasi yang sehat dan produktif,” ujarnya.
Kepala Bidang SMP, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura Purnama Sinaga mengatakan saat ini sebanyak 246 sekolah di daerah ini telah menerima program MBG.
“Dan total penerima manfaat sebanyak 49.256 siswa dan melibatkan sebanyak 20 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG),” katanya.
Page: 1 2
Sebanyak 20 pemain musim lalu masih hadir dalam latihan seperti sang kapten Boaz Solossa, Yustinus…
Tim gabungan ini tengan menyelidiki motif di balik insiden penikaman yang menewaskan Awes. Brigpol Fredi…
Insiden maut ini terjadi di sekitar Jalan Trans Papua, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan,…
Atas peristiwa yang menimpa jajarannya, Tri mengaku sudah berkoordinasi dengan Polres Tangsel dan Polda Metro…
Masih sama soal aset, Fraksi Nasdem DPR Papua kembali menyoroti hal tersebut. Banyak aset bergerak…
Bagi sebagian masyarakat Jawa, Suro bukan sekadar penanda pergantian kalender. Bulan ini, dipercaya menjadi waktu…