Categories: METROPOLIS

Dorong Pelestarian Budaya Lewat Atribut Adat di Ritel Modern

JAYAPURA-Untuk melestarikan seni dan budaya khas Papua sekaligus mendorong ekonomi masyarakat lokal, Pemerintah Kota Jayapura mengeluarkan kebijakan baru yang mewajibkan seluruh karyawan toko dan ritel modern di wilayahnya mengenakan atribut adat Papua saat bekerja.

Kebijakan ini diumumkan oleh Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, saat menghadiri sekaligus meresmikan Saga Tanah Hitam Outlet ke-20 Saga Ritel Grup, Jumat (10/10).

Menurut Rustan, atribut adat yang dimaksud meliputi topi mahkota berbahan bulu dan dihiasi manik-manik kerang kecil untuk laki-laki, serta tusuk konde kayu bagi perempuan yang dapat dikenakan di rambut atau jilbab.

“Kita ingin setiap karyawan toko dan ritel modern menunjukkan kebanggaan terhadap budaya lokal. Atribut adat Papua menjadi simbol penghormatan dan bentuk nyata melestarikan karya seni masyarakat Port Numbay,” ujarnya.

Ia menambahkan, kebijakan ini juga sejalan dengan visi-misi Pemerintah Kota Jayapura dalam menjaga dan merawat karakter budaya lokal di tengah modernisasi dunia usaha.

“Dengan memakai atribut adat, berarti kita menghargai karya lokal dan menghadirkan suasana pelayanan yang lebih bernuansa Papua di tempat usaha,” kata Rustan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Gubernur Papua Tiadakan Penerimaan CPNS

Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…

6 hours ago

3 Hari Berturut-turut Masyarakat Sipil Diserang

Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…

7 hours ago

Pola Pengamanan di Papua Bakal Dievaluasi

Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…

8 hours ago

Bupati Silih Berganti Kondisi Jalan dan Selokan Tak Pernah Berubah

Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…

9 hours ago

Serap Keluhan dan Aspirasi Hakim, Mulai Masalah Pengawasan hingga Kesejahteraan

Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…

9 hours ago

Sanksi Menanti yang Live Saat Jam Kerja

​Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…

10 hours ago