

Anak-anak TK Mutiara Dock 4 foto bersama saat melakukan kunjungan belajar di redaksi dan percetakan Cenderawasih Pos, Jumat (10/10) kemarin. (Foto/Dok.Cepos)
JAYAPURA – Bagian dari pengembangan dan pembelajaran bagi anak, sebanyak 27 anak TK Mutiara Dock 4 Jayapura dipimpin langsung Kepala Sekolah TK Mutiara Dok 4 Merlin M M Waworuntu S.Pd bersama 5 tutor dan orang tua murid melakukan kunjungan belajar ke redaksi Cenderawasih Pos, Jumat (10/10).
Di kantor redaksi, anak-anak TK mendapatkan informasi dan belajar terkait dengan proses membuat koran, mulai dengan mencari berita oleh wartawan, mengedit berita, desain halaman koran, hingga proses percetakan. Selain di pertemuan di redaksi, anak-anak TK juga diberi kesempatan mengunjungi percetakan Cenderawasih Pos.
Semua penjelasan, disampaikan oleh pimpinan Redaksi Lucky Ireeuw yang menerima kunjungan tersebut. Anak-anak beserta, kepala sekolah, para tutor dan orang tua, sangat antusias mengikuti kunjungan ini dan mendengar langsung bagaimana proses cetak koran dilakukan.
“Kami ingin mengembangkan Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA) yang mencakup nilai agama dan moral, fisik motorik, kognitif, bahasa, sosial emosional dan seni, maka kunjungan ini bagian dari tujuan tersebut, dimana tema pelajarannya alat komunikasi moderen dan tradisional, ini yang kami ingin anak-anak ketahui dari kunjungan ke Cenderawasih Pos, “ ujar Kepala Sekolah Merlin Waworuntu.
Page: 1 2
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…