

Wakapolreta Jayapura Kota, AKBP Deni Herdiana mengelar konferensi pers pengungkapan kasus pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencabulan di Mapolsek Muara Tami, Rabu (11/9). (foto: Jimi/Cepos)
JAYAPURA-Sepasang anak remaja yang sedang berduaan di Pantai Holtekamp menjadi korban perampokan dan pencabulan oleh tiga pelaku, Senin (9/9) dini hari sekira pukul 02.00 WIT. Unit Reskrim Polisi Polsek Muara Tami yang menerima laporan kejadian ini, berhasil membekuk tiga pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) dan pencabulan ini, kurang dari 1 X 24 jam setelah kejadian.
Tiga pelaku yang berhasil diamankan Unit Reskrim Polsek Muara Tami masing-masing berinisial, YW (24), YW Alias Y (25) dan DD (24) ini. Pengungkapan kasus dirilis kepada wartawan dalam konferensi pers di depan Mapolsek Muara Tami, Kota Jayapura, Rabu (11/9).
Konferensi pers dipimpin oleh Wakapolreta Jayapura Kota, AKBP Deni Herdiana didampingi Wakapolsek Muara Tami AKP Dadang Kurnianto dan Kasi Humas Polresta AKP Muh. Anwar.
Wakapolres Deni Herdiana mengungkapkan bahwa kasus tersebut terjadi pada Senin (9/9) sekira pukul 02.00 WIT. Dimana dari keterangan saksi korban SL (16), terungkap bahwa saat itu dirinya sedang bersama-sama dengan teman perempuannya RY (14) sedang duduk di pasir pinggir Pantai Holtekam.
“Saat sedang berduaan ini, ketiga pelaku mendatangi korban lalu mengancam dengan gunakan sebilah parang juga satu buah obeng berukuran panjang seraya meminta barang berharga milik korban yakni handphone.” ungkap Wakapolres.
Tidak hanya merampas barang berharga milik korban, ketiga pelaku kemudian juga melakukan pencabulan terhadap teman perempuan korban. Korban yang dicabuli berusaha melawan dengan cara mengigit pelaku dan berteriak minta tolong. Teriakan korban, akhirnya membuat pelaku pnaik dan langsung kabur meninggalkan lokasi kejadian, dengan membawa dua handphone milik korban.
Merespon kejadian tersebut, Polsek Muara Tami melalui Unit Reskrim langsung bergerak cepat lakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas dan keberadaan para pelaku. “Dengan mendatangi TKP, polisi mengumpulkan keterangan saksi korban dan melalui jaringan yang ada, tim berhasil mengkonsentrasikan target hingga menangkapnya, “ungkap Wakapolres.
Page: 1 2
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…
Prarekonstruksi memperagakan rangkaian dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses tersebut turut disaksikan…
Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan surat edaran gubernur yang baru untuk memperkuat pengawasan masuknya telur antarpulau…