Categories: METROPOLIS

Mobil Ambulance Beberapa Kali Dipalak Orang Mabuk

*Petugas Covid Perlu Dikawal Polisi

JAYAPURA – Mungkin hanya di Jayapura sebuah pekerjaan kemanusiaan dilecehkan. Aktifitas petugas covid 19 yang setiap hari melakukan penguburan jenasah covid ternyata tidak lepas dari gangguan orang mabuk. Sebuah pekerjaan yang dilakukan dengan sukarela yang sepatutnya disuport ternyata justru ikut menjadi sasaran mereka yang dipengaruhi minuman keras. Ini dialami petugas  covid saat mengantar jenasah di Buper Waena, Kamis (12/8)

 “Kejadiannya baru saja sekitar jam 6 sore tadi saat kami akan naik mengantarkan jenasah,” kata Yamamoto Sasarari saat terhubung dengan Cenderawasih Pos, Kami kemarin. Yamamoto menjelaskan bahwa setelah melakukan koordinasi dengan petugas pemulasaran di RS Dian Harapan, dirinya langsung membawa mobil ambulance menuju RS Untuk membawa jenasah tersebut. Saat keluar dari rumah sakit memang tidak ada masalah namun saat akan naik ke lokasi pemakaman tepatnya di portal persimpangan ternyata ada mobil jenis Fortuner yang melintang menutupi badan jalan.

 Disekitar mobil tersebut terlihat  beberapa orang yang dipengaruhi minuman keras dan salah satu yang tidak mengenakan baju terlihat mulai arogan  menghentikan laju mobil jenasah. Jika pria ini tidak diamankan rekan – rekannya bisa saja saat itu mobil jenasah ikut jadi sasaran. “Jadi ada beberapa yang mabuk dan mereka menghentikan mobil kami. Tapi salah satu diantara mereka yang nampaknya reseh dan mencoba mengganggu. Untungnya kami lihat temannya ini menarik badan pria arogan tadi dan mengatakan bahwa mobil ini membawa pasien covid dan menjauhkan rekannya tersebut,” cerita Yamamoto. 

 Saat itu Yamamoto juga memberi  kode dengan menghidupkan sirine ambulance agar pelaku pergi hingga rekannya langsung menarik pria ini. “Jadi ada satu yang memang terlihat reseh, kami merasa kurang nyaman kalau begini caranya,” tambahya. Pasalnya kata Yamamoto kejadian seperti ini bukan kali pertama mengingat sebelumnya ketika akan dilakukan penguburan pada malam hari ada juga orang mabuk yang mencoba menghentikan laju mobil jenasah. Bahkan saat itu dikatakan nyaris melempar mobil. “Ya begini kondisinya, kadang tidak kondusif juga dan kami berharap aktifitas teman – teman yang akan melakukan pemakaman bisa dikawal aparat kepolisian sehingga mereka yang melakukan penguburan juga tidak  merasa terganggu,” pungkasnya. (ade)

newsportal

Recent Posts

Tegas! Bupati Keerom Copot Kepala Kampung yang Terjerat Utang Rentenir

Sanksi tegas ini diberlakukan menyusul adanya insiden penagihan paksa oleh para oknum rentenir kepada kepala…

4 hours ago

Diklat Paskibraka 2026 Diharapkan Ajanb Pembentukan Karakter Generasi Muda

"Pendidikan dan pelatihan Paskibraka bukan sekadar proses mempersiapkan petugas pengibar Bendera Merah Putih pada upacara…

5 hours ago

Tim Kuasa Hukum LB Tegaskan Putusan Praperadilan Bukan Pembenaran Mutlak Penyidikan

Penegasan tersebut disampaikan dalam siaran pers yang dikeluarkan ARKR Law Office & Associates sebagai respons…

6 hours ago

Ekspedisi Patriot Siap Bangun Potensi Lokal di Kawasan Transmigrasi Keerom

Ekspedisi Patriot merupakan program kerjasama Undip dengan Pemerintah Kabupaten Keerom yang digagas oleh Kementerian Transmigrasi…

7 hours ago

Polres Jayapura Perketat Perburuan Jaringan Narkoba

Kasat Resnarkoba Polres Jayapura AKP Bima Nugraha Putra mengatakan, penerapan Restorative Justice dilakukan secara selektif…

8 hours ago

Truk Bermuatan Kayu Terbalik, Satu Luka Berat Sembilan Orang Luka Ringan

Insiden maut ini mengakibatkan satu orang penumpang mengalami luka berat dan sembilan lainnya—termasuk dua anak…

9 hours ago