

Rapat inflasi Pemprov, di Kantor Gubernur, Senin (10/6) (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA-Pemerintah Provinsi Papua meminta pemerintah kabupaten/kota menggencarkan Gerakan Pangan Murah. Hal ini sebagai salah satu upaya mengendalikan inflasi di daerah.
Hal itu disampaikan Asisten II Setda Papua, Setyo Wahyudi usai rapat terkait inflasi di Kantor Gubernur Papua. Selain itu, lanjut dia, inspeksi mendadak atau operasi pasar juga harus dilakukan.
“Termasuk rapat-rapat terkait upaya pengendalian inflasi harus juga dijalankan. Hal ini berdasarkan hasil evaluasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Papua dalam rapat Senin (10/6),” kata Walilo.
Selain itu, kata Wahyudi, pemerintah kabupaten/kota juga diwajibkan melaporkan perkembangan inflasi secara berkala ke pusat. “Ada beberapa daerah sempat menjadi atensi pusat terkait pelaporan ini, di antaranya Kabupaten Keerom dan Jayapura,” ujarnya.
Wahyudi menyatakan, secara umum inflasi di Papua cukup terkendali. Sebagaimana Inflasi Papua saat ini berada di angka 2,18. “Tentunya langkah antisipasi agar inflasi tetap terkendali perlu terus dilakukan. Seperti memantau ketersediaan bahan pokok dan TPID Papua akan melakukan hal ini,” ucapnya.
Sebelumnya, Pj Gubernur Papua, M Ridwan Rumasukun, menyebut empat daerah di Papua menjadi atensi pusat kaitan dengan pengendalian inflasi. Daerah tersebut adalah Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, Kabupaten Waropen dan Kabupaten Mamberamo Raya.
“Kami harap pemerintah setempat terus meningkatkan upaya upaya sehingga inflasi semakin terkendali dengan baik,” ujarnya.
Selain itu kata Rumasukun, ada tiga komoditas pangan yang mendapat perhatian serius pemerintah. Masing-masing daging sapi, bawang merah dan bawang putih. “Memang kalau musim hujan, bawang itu susah. Tetapi kita ada kerjasama antara daerah, kalau diperlukan kita akan intervensi dengan mendatangkan dari luar daerah,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…