Dirinya pun mengaku bahwa memang ada perbedaan sebelum dan sesudah adanya pemangkasan anggaran, memang ada beberapa program yang memang harus perlu ditekan. Karena itu sebagai Kalapas ia memastikan bagaimana caranya di lapas Kelas ll Abepura bisa tetap berjalan seperti biasanya.
Menurutnya efesiensi itu sangat penting. Ia mengaku bahwa, ia telah terbiasa dengan efisiensi. Hal-hal yang tidak terlalu penting seperti pengunaan listrik, AC, lampu dan lain sebagainya bisa dipadamkan jika sudah tidak digunakan lagi.
Tak hanya itu, kata Kalapas, efisiensi juga untuk mengajarkan kita untuk bagaimana belajar memaksimalkan anggaran yang ada. Dirinya tidak permasalahan dengan adanya efisiensi, tetapi yang terpenting pelayanan terhadap warga binaan berjalan semaksimal mungkin.
“Saya memastikan bahwa, warga binaan itu terlayani dengan baik. Baik itu listrik, air atau hal-hal yang lainnya bisa dilayani dengan maksimal,” tegasnya. (kar/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Juru bicara (Jubir) PN Jayapura, Rahmat Selang, S.H., M.H mengatakan pada sidang pertama kali digelar,…
Satuan Reserse Narkoba Polres Jayapura mencatat penanganan tujuh kasus narkotika sepanjang Januari hingga Maret 2026.…
Menurutnya, dalam periode tersebut terjadi penurunan jumlah warga sebanyak 3.425 orang. Di sisi lain, terdapat…
Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Papua menyebut 128 produk usaha mikro, kecil, dan menengah…
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua terus memperkuat pembinaan terhadap pelaku usaha mikro, kecil,…
Ahli waris tanah adat Emmaleuw Bhelle, Daud Felle, menyampaikan kekecewaannya terhadap tindakan aparat yang membuka…