

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo saat hadiri acara kelulusan siswa Sekolah Jenius yang berlangsung di Tangerang, Kamis (11/6). (foto:Takim/Cepos)
TANGERANG – Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, menghadiri acara kelulusan siswa Sekolah Jenius yang berlangsung di Tangerang, Kamis (11/6). Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah yang telah memberikan kesempatan pendidikan bagi anak-anak Papua dari berbagai provinsi.
Abisai Rollo mengatakan bahwa kehadirannya merupakan bentuk dukungan dan penghargaan kepada Sekolah Jenius yang selama ini telah berkontribusi dalam membangun sumber daya manusia Papua melalui pendidikan yang berkualitas.
“Puji Tuhan, hari ini saya berada di Sekolah Jenius untuk menghadiri acara kelulusan anak-anak yang menempuh pendidikan di sini, mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA. Saya hadir untuk memberikan apresiasi kepada pihak sekolah dan juga kepada anak-anak yang telah berjuang menyelesaikan pendidikannya,” ujarnya.
Menurut Abisai, saat ini terdapat sekitar 50 anak asal Kota Jayapura yang mengikuti pendidikan di Sekolah Jenius. Namun satu siswa tidak dapat melanjutkan pendidikan karena kondisi kesehatan, sehingga tersisa 49 siswa yang aktif menempuh pendidikan.
“Dari jumlah tersebut, sebanyak 30 anak hari ini dinyatakan lulus, sementara 19 lainnya masih melanjutkan pendidikan di berbagai jenjang. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi kita semua,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa para siswa yang menempuh pendidikan di Sekolah Jenius berasal dari enam provinsi di Tanah Papua, yakni Papua, Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Barat, dan Papua Barat Daya.
“Kehadiran anak-anak Papua dari enam provinsi ini menunjukkan bahwa pendidikan menjadi kebutuhan bersama yang harus terus kita dorong. Mereka adalah generasi yang nantinya akan menjadi pemimpin dan membangun daerahnya masing-masing,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Abisai juga sempat berdialog dengan Bupati Tangerang yang turut hadir dalam acara tersebut. Ia menilai keberadaan sekolah seperti Sekolah Jenius patut mendapat perhatian lebih luas karena memberikan kontribusi besar dalam mencetak generasi muda yang unggul.
Menurutnya, pendidikan harus ditempatkan sebagai prioritas utama dalam pembangunan sumber daya manusia tanpa membedakan latar belakang agama maupun suku.
“Saya berpandangan bahwa pendidikan adalah hal yang sangat penting. Anak-anak harus diberikan kesempatan untuk belajar dan berkembang menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap membangun bangsa serta negara di masa depan. Perbedaan agama tidak boleh menjadi penghalang untuk memperoleh pendidikan yang baik,” tegasnya.
Page: 1 2
Di balik lembaran berkas perkara yang menumpuk, ada kisah-kisah pilu tentang biduk rumah tangga yang…
Kepolisian Resor (Polres) Mimika tengah menyelidiki kasus penganiayaan berat yang menimpa seorang petugas keamanan swasta…
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua selaku Kepala Operasi (Kaops) Sikat Cartenz 2026, Kombes Pol…
elayanan kesehatan di daerah pedalaman Mimika masih menghadapi tantangan berat akibat keterbatasan fasilitas dan kebijakan…
Pertemuan tersebut membahas rencana pembukaan dan pengembangan lahan pangan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan…
Kepala SMA Negeri 1 Sentani, Kelasina Yanggroseray, meminta para orang tua siswa memahami keterbatasan daya…