

Haris R. Yocku (foto:Yohana/Cepos)
SENTANI – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang menjadi perhatian masyarakat dinilai berpotensi memengaruhi harga kebutuhan lainnya. Menyikapi kondisi tersebut, Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard S. Yocku, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing oleh situasi yang dapat mengganggu stabilitas daerah.
Menurut Haris, pemerintah memahami kekhawatiran masyarakat terhadap dampak kenaikan harga BBM. Namun, ia meminta warga tetap mempercayakan langkah-langkah penanganan kepada pemerintah di semua tingkatan.
“Untuk sementara saya belum bisa memberikan komentar terlalu banyak, tetapi yang perlu saya sampaikan kepada masyarakat adalah tetap tenang. Saya yakin pemerintah pusat, pemerintah provinsi, maupun pemerintah kabupaten akan memikirkan yang terbaik bagi rakyat,” ujarnya.
Haris menegaskan bahwa setiap kebijakan yang diambil pemerintah tentu mempertimbangkan kepentingan masyarakat luas. Karena itu, masyarakat diminta tidak bereaksi berlebihan terhadap kenaikan harga BBM yang terjadi. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di tengah berbagai dinamika ekonomi yang sedang berlangsung.
“Jangan hanya karena harga BBM naik atau ada kenaikan harga lainnya membuat situasi menjadi tidak kondusif. Mari kita bersama-sama menjaga daerah ini tetap aman dan damai,”katanya.
Menurutnya, membangun sebuah daerah membutuhkan waktu, kerja keras, dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Sebaliknya, gangguan terhadap stabilitas daerah dapat berdampak besar terhadap pembangunan yang sedang berjalan.
“Untuk menghancurkan itu bisa terjadi dalam waktu singkat, tetapi untuk membangun membutuhkan waktu yang panjang. Karena itu saya mengajak seluruh masyarakat menjaga suasana yang aman dan tetap saling percaya,” tegasnya.
Page: 1 2
Setelah liburan panjang dan penerimaan murid baru, aktifitas anak-anak sekolah kembali ramai. Arus lalu lintas…
Menurut Abisai, perjudian bukan sekadar aktivitas yang melanggar hukum, tetapi juga menjadi salah satu…
Korban diketahui bernama Jhon S. Wanimbo (26), warga Jalan Buper Waena, Distrik Heram. Korban menghembuskan…
Menurut Anthon, langkah itu penting agar tidak muncul korban-korban sipil lainnya akibat tuduhan sepihak yang…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…
Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…