

Salah satu penjual di Pasar Hamadi saat memperlihatkan Minyakita yang dijualnya, Selasa (11/3). (foto:Priyadi/Cepos)
JAYAPURA – Problema minyak goreng bersubsidi Minyakita, diduga oplosan, dijual tidak sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) hingga yang terbaru ketidaksesuaian takaran.
Hal ini menjadi perhatian masyarakat khusunya para ibu rumah tangga yang sering masak menggunakan minyak goreng.
Salah satu ibu rumah tangga yang tinggal di Entrop, Erni mengaku, maraknya pemberitaan negatif terkait Minyakita harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Pemerintah diminta melakukan sidak di Kota Jayapura.
“Ada pemberitaan di Jawa bahwa Minyakita dioplos bahkan takarannya dikurangi, ini jadi perhatian bersama untuk bisa dicek juga produk Minyakita yang dijual di Jayapura, supaya ada ketenangan dari masyarakat,”ungkapnya, Senin (10/3).
Sebelumnya, Erni kerap menggunakan Minyakita untuk menggoreng. Ini tak terlepas dari harganya yang murah, Rp14 ribu/liter. Namun seiring berjalannya waktu, harga Minyakita Rp 15.700/liter lantaran ada penyesuaian harga.
“Dulu saya menggoreng menggunakan Minyakita, namun sekarang tidak lagi lantaran kwalitasnya kurang bagus. Hanya bisa dipakai sekali goreng, setelah itu warnanuya jadi hitam,”ujarnya.
Sedangkan untuk HET Minyakita di Jayapura, Erni mengaku harganya berbeda saat membeli di ritel modern dan di pasar atau kios.
Hal senada juga dikatakan, Sumiah warga Entrop. Ia mengaku tidak lagi membeli Minyakita lantaran warna Minyakita langsung hitam dalam sekali pakai.
“Sekarang menggunakan minyak goreng produk lain dengan harga yang selisihnya tak jauh beda dengan Minyakita,” ujarnya.
Page: 1 2
Akar dari permasalahan ini dibongkar oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. Dalam Rapat Kerja…
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura, Kombes Pol Rommy Sebastian, menjelaskan bahwa korban selamat bernama Agnes…
Di berbagai wilayah Papua, tantangan pendidikan masih menjadi perhatian, mulai dari keterbatasan akses pendidikan tinggi…
Dikatakan, untuk LPG 12 kg dijual dengan harga Rp 410.000. Sementara untuk LPG ukuran 5,5…
Media sosial Rabu (10/6) siang kemarin dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan dugaan menu…
Pejabat Sementara Kasubdit Patroli Polairud Polda Papua, AKP Wilston Latuasan, menegaskan bahwa menjaga kelestarian ekosistem…