Sementara itu, Direktur Saga Ritel Grup Garry M.Pirono mengatakan, pihaknya menjual Minyakita sesuai dengan HET. Termasuk menyakinkan konsumen bahwa Minyakita yang dijual bukan oplosan dan sesuai takaran.
“Kita Saga Group memesan Minyakita di perusahaan minyak goreng yang besar dan memiliki faktur pajak, harusnya aman, tidak ada oplosan dan ukuran sesuai takaran,”ucapnya.
Selain itu, seiring banyaknya pilihan minyak goreng, konsumen yang membeli Minyakita mulai bergeser ke merek minyak goreng lainnya. Meski begitu, antusias pembeli masih ada namun tidak sebesar awal launching.
“Minyakita adalah program pemerintah yang bagus dan cukup efektif, jadi memberikan alternatif kepada masyarakat Indonesia untuk minyak yang lebih ekonomis,” pungkasnya. (dil/fia)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pertamina Patra Niaga mengungkap alasan di balik kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis…
"KTT ASEAN dengan Rusia? Ya di Kazan ya, tanggal 17," kata Havas di Kompleks Istana…
Berdasar laporan yang diterima oleh Komjen Ramdani, lebih dari 90 persen kejahatan jalanan, insiden, dan…
Ia merupakan striker yang membunuh mimpi Persipura pada partai penentu lolos tidaknya kedua tim melaju…
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menilai RSUP Jayapura telah menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, nyaman,…
Sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Merna Cinthia, didampingi hakim anggota Irfan Amos Sampe…