Categories: METROPOLIS

Desak Pemerintah Bangun Pengolah Sampah di  Konya

JAYAPURA-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua mendesak Pemerintah Kota Jayapura membangun pengelolahan air bersih dan pengolahan sampah di Konya, atau di belakang lokasi pembangunan gedung rumah sakit vertikal kelas B, di Kawasan Uncen, Distrik Abepura.

   Selain itu, LBH Papua juga minta Pemerintah Provinsi Papua wajib memastikan dan memenuhi hak atas lingkungan hidup dan hak atas kesehatan bagi warga RT 01 dan RT 02 Dusun Konya (Kota Baru, Distrik Abepura).

  Tuntutan itu dilayangkan LBH karena melihat kondisi Kampung Konya belakangan ini sangat dikhawatirkan. Apalagi saat ini sudah masuk musim hujan, dikhawatirkan Kampung Konya akan diperparah dengan luapan air, akibat buntunya aliran air yang bermuara ke Teluk Youtefa.

  “Sabtu (9/3) kemarin, kami bersama warga setempat adakan festival bersih sampah, kami melihat, dengan adanya pembangunan rumah sakit ini, kondisi Kampung Konya semakin terjepit,” kata Ketua LBH Papua, Emanuel Gobay kepada Cendrawasih pos, Senin (11/3).

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Regulasi yang Dibuat Harus Lindungi Hak-hak OAP

Wakil Ketua Fraksi NasDem, Albert Meraudje, menegaskan bahwa semangat Otonomi Khusus (Otsus) harus mendarah daging…

5 hours ago

Bangunan yang Rusak Diterjang Gelombang Pasang Bertambah

Dari pantauan media ini, jumlah gazebo yang rusak bertambah. Jika gazebo yang rusak tersebut baru…

6 hours ago

IDI Akui Dokter Spesialis di Papua Masih Kurang

Meski begitu, IDI Papua terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dalam kondisi serba kekurangan.…

6 hours ago

Seorang Nelayan Tewas Ditikam di Lokalisasi Km 10

Dijelaskan, kejadian bermula dari kesalahpahaman antara teman korban diduga berinisial RBAY dengan saksi 1 berinisial…

7 hours ago

Enam Pemuda Dibekuk, Disinyalir Anggota Muda KKB

Pertama ada yang menyebut enam pemuda ini sedang mencari kayu bakar di Jl Gunung, Dekai…

7 hours ago

DPO Lima Kasus Curas Diringkus

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim AKP Sugarda Aditnya, S.T.K, MH membenarkan penangkapan terhadap salah satu…

8 hours ago