Emanuel Gobay, mengatakan festival angkat sampah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat Kampung Konya, yang sudah puluhan tahun membersihkan aliran sungai tersebut.
Hal ini juga bagian dari kritik serta protes terhadap Pemerintah Kota Jayapura yang masih dinilai sangat lambat menjalankan undang-undang nomor 18 tahun 2008 tentang Pengolahan Sampah.
“Kami berharap kepada presiden dan juga pihak-pihak terkait yang sedang melakukan pembangunan Rumah Sakit UPT Vertikal Papua, selama pembangunan rumah sakit ini berlangsung, maka pengolahan air dan sampahnya juga harus dikerjakan,” tegasnya. (rel/tri)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurut dia, jika konektivitas darat dan laut berjalan bersamaan maka masyarakat akan memperoleh manfaat yang…
Wakil Ketua I DPR Kota Jayapura, Max Karubaba, menegaskan bahwa pelayanan pertanahan merupakan hak mendasar…
Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Merauke mengamankan seorang pria berumur 44 tahun berinisial FB atas…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, melalui Staf Ahli Wali Kota, Sem Stenly Merauje,…
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, dikonfirmasi menjelaskan, peristiwa bermula ketika seorang pria diduga melakukan…
Pemandangan elok pesisir Pantai Hamadi, Kota Jayapura, kini tertutup oleh fenomena material laut dan limbah…