

Kondisi Jembatan Merah Youtefa usai liburan akhir pekan terlihat dipenuhi sampah, Minggu (11/1) (foto:Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Permasalahan sampah di Kota Jayapura seperti tidak ada habisnya. Kesadaran masyarakat tentang bahaya dampak dari pembuangan sampah di sembarang tempat masih tergolong rendah.
Seperti halnya terjadi di Jembatan Merah Youtefa, tumpukan kantong berisi sampah di sepanjang sisi jembatan mulai berserakan. Kondisi ini tentu mengganggu kenyamanan warga lain, lantaran ikon kebangaan Kota Jayapura itu dicemari oleh oknum orang yang tidak bertanggungjawab.
Dari pantauan Cenderawasih Pos, Minggu (11/1) pagi terlihat sampah yang berserakan berasal dari gelas plastik bekas jajanan, kotak nasi, hingga botol-botol plastik yang dibuang sembarangan oleh pengunjung pada Sabtu (10/1) malam.
“Jembatan ini adalah icon Kota Jayapura dan Papua pada umumnya, tapi banyak warga yang tidak bertanggung jawab, buang sampah seenaknya,” ucap Natalis (37), salah seorang pelintas di jembatan tersebut.
Menurutnya, tumpukan sampah itu sering terjadi di Jembatan Merah ketika libur akhir pekan tepatnya setiap malam Minggu. Hal ini ia sampaikan karena setiap hari biasa (Senin-Jumat) lintasan di sepanjang jembatan terlihat bersih, meskipun ada sampah tetapi tidak banyak.
“Semua pihak diharapkan dapat lebih peduli dalam menjaga kebersihan, demi keindahan dan kenyamanan bersama,” pungkasnya.
Page: 1 2
Ia menjelaskan, sebelum pemekaran, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Papua induk mencapai sekitar…
Aiptu Yunus Maturutty menjelaskan, awalnya pelaku diduga melakukan persetubuhan atau rudakpaksa terhadap korban sesuai laporan…
Plt Direktur RSUD Jayapura, Andreas Pekey mengatakan, kasus terbaru terjadi pada 16 Desember 2025.…
Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze mengatakan belum mendapatkan data terakhir sudah berapa sekolah yang telah…
Ardhiana mengatakan, keempat ekor burung tersebut diangkut secara ilegal dan tidak diketahui identitas pemiliknya. Ia…
Pengelola APMS Putra Baliem Mandiri Magi Pasaribu menegaskan putusan hukum tertinggi itu bersifat final dan…