

Plt Direktur RS Ramela, Fredriks Y. Hisage saat meninjau pasien di ruangan perawatan, Rabu (20/8) lalu.
JAYAPURA – Direktur RS Ramela, Fredriks Y. Hisage mengungkapkan bahwa ada sejumlah kasus penyakit yang masih menonjol dan sering ditangani di rumah sakit tersebut. Menurutnya, dari data yang dihimpun, malaria masih menjadi kasus tertinggi yang ditangani RS Ramela.
Selain itu, penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), tuberkulosis (TB), tifus, hingga serangan jantung juga masuk dalam daftar sepuluh besar kasus menonjol.
“Untuk dokter spesialis saat ini kita sudah punya spesialis paru. Kedepan kami juga merencanakan menghadirkan dokter spesialis jantung, tinggal menyesuaikan dengan alokasi anggaran,” ujar Fredriks saat ditemui di Kantor Wali Kota Jayapura, Rabu (10/9).
Lebih lanjut, Fredriks menyebut hampir semua kebutuhan dokter spesialis di RS Ramela sudah terpenuhi. Dengan adanya tambahan spesialis jantung, diharapkan pelayanan kesehatan masyarakat semakin maksimal.
Pihak RS Ramela menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan, baik dari sisi tenaga medis maupun fasilitas kesehatan, agar dapat menjawab kebutuhan masyarakat di Kota Jayapura dan sekitarnya.
Page: 1 2
Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…
Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…
Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…
Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…
Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…
Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…