Menurutnya, jika dilihat dari sebaran wilayah, Distrik Muaratami masih menjadi daerah yang paling dominan menyumbang kasus malaria. Kondisi ini menjadi perhatian serius RS Ramela karena penyakit tersebut masih terus ditemukan dengan jumlah cukup tinggi.
“Khusus untuk kasus malaria, angkanya memang masih tinggi. Dari data yang kami lihat, wilayah Distrik Muaratami menjadi penyumbang kasus terbesar hingga saat ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, meski RS Ramela telah berupaya memperkuat pelayanan kesehatan, namun faktor lingkungan dan kondisi geografis juga turut mempengaruhi tingginya penyebaran malaria di wilayah tersebut.
RS Ramela, kata Fredriks, akan terus meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah serta pihak terkait lainnya dalam upaya pencegahan dan penanganan malaria, baik melalui edukasi masyarakat maupun layanan kesehatan yang lebih cepat dan tepat.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Insiden ini terjadi saat korban dalam perjalanan pulang menuju kediamannya di tengah guyuran hujan deras.…
Bupati menjelaskan, jumlah tersebut terdiri dari 23 SMA dengan jumlah peserta ujian 2.988 orang dan…
‘’Kita sudah menyurat ke Kementrian PAN RB untuk adanya formasi khusus guru di Kabupaten Merauke,’’…
Sengketa lahan SD Negeri Dunlop Sentani kembali memanas. Pemilik hak ulayat menuntut Pemerintah Kabupaten Jayapura…
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DP2KP) Kabupaten Jayapura, Fredy Wally, mengungkapkan bahwa persoalan…
Aksi kekerasan menimpa seorang pemilik kios berinisial YSE (35) di Jalan Poros SP 5, Distrik…