Menurutnya, jika dilihat dari sebaran wilayah, Distrik Muaratami masih menjadi daerah yang paling dominan menyumbang kasus malaria. Kondisi ini menjadi perhatian serius RS Ramela karena penyakit tersebut masih terus ditemukan dengan jumlah cukup tinggi.
“Khusus untuk kasus malaria, angkanya memang masih tinggi. Dari data yang kami lihat, wilayah Distrik Muaratami menjadi penyumbang kasus terbesar hingga saat ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, meski RS Ramela telah berupaya memperkuat pelayanan kesehatan, namun faktor lingkungan dan kondisi geografis juga turut mempengaruhi tingginya penyebaran malaria di wilayah tersebut.
RS Ramela, kata Fredriks, akan terus meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah serta pihak terkait lainnya dalam upaya pencegahan dan penanganan malaria, baik melalui edukasi masyarakat maupun layanan kesehatan yang lebih cepat dan tepat.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
”Kapolri baru, harapan baru untuk membenahi institusi Polri,” ujar Abdul Rachman Thaha yang akrab disapa…
Usai dilantik menjadi menteri koordinator bidang politik dan keamanan (menko polkam), Jenderal TNI Dudung Abdurachman…
Selama lebih dari dua dekade, ia memilih bertahan dan ikut merajut masa depan anak-anak di…
Aksi ini banyak muncul di media sosial mengingat para mahasiswa yang terlibat nampaknya telah siap…
Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, melalui Ketua Tim Penyidik sekaligus Kepala Seksi Penuntutan Kejati Papua, Alfisius…
Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…