Menurutnya, jika dilihat dari sebaran wilayah, Distrik Muaratami masih menjadi daerah yang paling dominan menyumbang kasus malaria. Kondisi ini menjadi perhatian serius RS Ramela karena penyakit tersebut masih terus ditemukan dengan jumlah cukup tinggi.
“Khusus untuk kasus malaria, angkanya memang masih tinggi. Dari data yang kami lihat, wilayah Distrik Muaratami menjadi penyumbang kasus terbesar hingga saat ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, meski RS Ramela telah berupaya memperkuat pelayanan kesehatan, namun faktor lingkungan dan kondisi geografis juga turut mempengaruhi tingginya penyebaran malaria di wilayah tersebut.
RS Ramela, kata Fredriks, akan terus meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah serta pihak terkait lainnya dalam upaya pencegahan dan penanganan malaria, baik melalui edukasi masyarakat maupun layanan kesehatan yang lebih cepat dan tepat.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Prestasi tersebut berdasarkan laporan Eye on the Market yang dikeluarkan oleh JP Morgan Asset Management.…
Salah satunya datang dari studi yang dilakukan oleh Universitas Oxford, yang meninjau berbagai metode berhenti…
Terong Belanda merupakan buah unik dengan bentuk lonjong menyerupai telur dan cita rasa asam yang…
Dikutip Kemenko Pangan, Agenda besar ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di…
“Jadi itu kan nilai proyek pembangunan fisik, sebenarnya di angka Rp 1,6 miliar anggarannya. Kenapa…
Dalam pidatonya yang disiarkan melalui kanal YouTube Borobudur Hukum Channel, Megawati menyoroti kondisi penegakan hukum…