

Pelaku penikaman yang mendekam di balik jeruji besi Rutan Polsek Kuala Kencana Timika. (Foto: Istimewa).
MIMIKA — Aksi kekerasan menimpa seorang pemilik kios berinisial YSE (35) di Jalan Poros SP 5, Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Korban menjadi sasaran penikaman oleh seorang pria pada Minggu 3 Mei 2026. Peristiwa yang dilaporkan terjadi sekitar pukul 08.30 WIT ini dipicu masalah sepele terkait permintaan bahan bakar minyak (BBM). Kapolsek Kuala Kencana, AKP Djemi Reinhard, melalui Kanit Reskrim IPDA Y. Tansah Kristiyono, mengonfirmasi insiden berdarah tersebut.
Berdasarkan kronologi awal, pelaku berinisial JM bersama dua rekannya menyambangi kios korban untuk meminta dua botol bensin secara cuma-cuma. Karena merasa pelaku tidak berniat membeli, korban hanya bersedia memberikan setengah botol bensin sebagai bentuk kemanusiaan.
“Korban hanya memberikan setengah botol karena pelaku tidak membeli,” jelas Ipda Tansah, Senin (4/5).
Keputusan korban ternyata memicu amarah JM. Pelaku yang tersulut emosi karena permintaannya tidak dipenuhi sepenuhnya, langsung menyerang korban menggunakan benda tajam. Akibat serangan tersebut, YSE menderita luka robek pada tangan kiri dan segera diarahkan petugas untuk mendapatkan perawatan medis serta menjalani visum sebagai syarat kelengkapan penyelidikan.
Keberanian korban dalam situasi terdesak menjadi kunci cepatnya pengungkapan kasus ini. Sebelum dievakuasi, korban sempat mendokumentasikan wajah pelaku menggunakan ponselnya, sehingga memudahkan polisi dalam proses identifikasi. “Korban sempat mendokumentasikan pelaku sehingga memudahkan proses identifikasi,” imbuhnya.
Page: 1 2
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…