Selain itu juga, Dishub sendiri sering meminta para Jukir Liar ini untuk mendaftar ke Dinas agar mereka bukan lagi Jukir Liar tetapi resmi dari pemerintah. “Kita sebenarnya sangat terbuka bagi mereka yang masih Jukir Liar, namun faktanya tidak bisa membuat mereka untuk mengerti dan mau jadi Jukir resmi,” ungkapnya.
Melihat persoalan ini, Kata Sitorus titik persoalannya ada pada perilaku oknum-oknum tersebut. “Kita berharap ada kesadaran dari mereka sendiri, namun hal tersebut jauh dari yang kita harapkan yang membuat mereka masih ada di setiap sudut kota jayapura ini,” pungkasnya.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Tim Sapu Bersih Penyalahgunaan Migas Provinsi Papua menemukan sejumlah indikasi penyalahgunaan dalam penyaluran BBM bersubsidi…
Persipura bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Mutiara Hitam sebelumnya menjadi salah satu kandidat…
Pembatasan tersebut sejalan dengan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 19 Tahun 2026…
Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Dinas Kominfo Provinsi Papua, Thomas Sibi, menjelaskan bahwa…
Audiensi tersebut membahas sejumlah persoalan pertanahan yang terjadi di Papua, termasuk perkembangan penanganan…
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Keerom, Linus Pasarang, yang membuka kegiatan menegaskan pentingnya penguatan…