Selain itu juga, Dishub sendiri sering meminta para Jukir Liar ini untuk mendaftar ke Dinas agar mereka bukan lagi Jukir Liar tetapi resmi dari pemerintah. “Kita sebenarnya sangat terbuka bagi mereka yang masih Jukir Liar, namun faktanya tidak bisa membuat mereka untuk mengerti dan mau jadi Jukir resmi,” ungkapnya.
Melihat persoalan ini, Kata Sitorus titik persoalannya ada pada perilaku oknum-oknum tersebut. “Kita berharap ada kesadaran dari mereka sendiri, namun hal tersebut jauh dari yang kita harapkan yang membuat mereka masih ada di setiap sudut kota jayapura ini,” pungkasnya.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Laporan itu menjadi salah satu tuduhan paling serius yang pernah dilontarkan terhadap Israel sejak perang…
Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke menyatakan terjadi peningkatan kasus campak yang terjadi saat ini. Penyebarannya diduga…
Keduanya adalah pasangan tuli yang kini tengah merintis usaha berjualan kopi di Kotaraja dalam tepatnya…
Ia menjelaskan, Kapal Papua Baru bukan satu-satunya yang tenggelam di kawasan tersebut. Saat ini tercatat…
Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang warga bernama Kevin Febrian Chen mengalami luka parah dan meninggal dunia…
Menurutnya, seminar ini menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan hasil kajian mengenai biodiversitas Papua,…