

Bupati Keerom, Piter Gusbager memberikan keterangan kepada Cenderawasih Pos, Selasa (9/9). (ffoto;Erianto / Cenderawasih Pos)
KEEROM – Universitas Cenderawasih (Uncen) dan Pemerintah Kabupaten Keerom baru saja meluncurkan Kampus Keerom untuk Fakultas MIPA Program Studi Teknologi Pangan dan Program Studi Perikanan, Selasa (9/9).
Kali ini, Uncen dan Pemkab Keerom kembali berencana untuk mendirikan Fakultas Teknologi Pertanian. Sehingga Fakultas MIPA diyakini akan menjadi cikal bakal hadirnya Fapertek Uncen di Negeri Tapal Batas.
“Rencana pendirian Fakultas Teknologi Pertanian Uncen di Keerom itu sudah kita mulai hari ini (Selasa-red) dengan launching kelas Keerom di bawah Fakultas MIPA,” ungkap Bupati Gusbager kepada Cenderawasih Pos, Selasa (9/9).
Orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu menyebutkan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menghadirkan Fapertek Uncen di Keerom.
“Bagi Pemerintah Daerah apa yang disiapkan? Penyediaan lahan sudah kita siapkan. Berikut syarat lain misalnya kelayakan dan dukungan lain termasuk anggaran,” ujarnya. “Lahan sudah ada, dan kita akan siapkan juga laboratorium dan lahan praktek,” sambungnya.
Mendirikan Fapertek Uncen di Keerom dinilai sejalan dengan visi besar Piter-Daud untuk menjadikan Keerom sebagai Mutiara Hijau Papua. “Karena Keerom sebagai salah satu lumbung ketahanan pangan, Keerom harus menyediakan SDM berkualitas untuk mewujudkan Keerom sebagai lumbung pangan,” ucapnya.
Ia berharap, kehadiran Kampus Keerom, Uncen bisa menerapkan kurikulum yang adaptif, kurikulum yang progresif yang mampu diterapkan dalam proses pembelajaran. “Kampus Fakultas Teknologi Pertanian ini bukan hanya untuk anak Keerom tapi semua anak Papua dari mana saja yang ingin belajar di sini,” pungkasnya. (eri/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…
Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…