Categories: NASIONAL

PPATK Catat Transaksi Judol Menyusut dari Rp 359 Triliun jadi Rp 286 Triliun

JAKARTA– Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat perputaran dana judi online pada 2025 mencapai Rp 286,84 triliun dari 422,1 juta transaksi. Angka tersebut turun 20 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp 359,81 triliun. Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menegaskan, penurunan ini merupakan kali pertama Indonesia mampu membalik tren kenaikan transaksi judi online.

“Bahwa tahun 2025 adalah sejarah baru dan baru pertama kalinya Indonesia berhasil menekan transaksi terkait dengan judi online,” ujar Ivan dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Jakarta, Selasa (3/2). Tak hanya nilai transaksi, jumlah deposit judi online juga mengalami penurunan tajam. Pada 2025, total deposit judol tercatat sebesar Rp 36,01 triliun, turun dari Rp 51,3 triliun pada 2024.

Meski begitu, aktivitas judi online masih melibatkan sekitar 12,3 juta orang yang melakukan deposit melalui berbagai kanal pembayaran, mulai dari perbankan, dompet digital (e-wallet), hingga QRIS. “PPATK mencatat, penggunaan QRIS justru mengalami peningkatan signifikan dibandingkan setoran melalui bank maupun e-wallet,” jelasnya.

Ivan menjelaskan, penurunan total perputaran dana dan nominal deposit ini tidak terjadi secara kebetulan. Hasil tersebut merupakan buah dari strategi yang lebih terarah serta penguatan kolaborasi lintas sektor.

“Turunnya total nominal deposit dan angka perputaran dana judi online disebabkan karena penerapan strategi yang tepat serta kolaborasi yang baik antara pemerintah dan sektor swasta dalam upaya pencegahan dan pemberantasan judol di berbagai sisi,” tukas Ivan. (*/JawaPos.com)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Tiga Penyakit Mematikan Ancam Warga Papua

Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…

3 hours ago

Ratusan Bangunan dan Kendaraan Terbakar

   Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…

4 hours ago

17 Tersangka Diproses, 2 Lainnya Diselesaikan Lewat RJ

Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…

5 hours ago

TNI Bantah Terlibat Ledakan di Halaman Gereja

Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…

6 hours ago

Bupati Intan Jaya Minta TNI/Polri dan TPNPB Tidak Korbankan Warga Sipil

Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…

7 hours ago

Bukan Sekedar Ancaman Fisik Tapi Juga Terhadap Simbol dan Martabat Lembaga Keagamaan

Namun bagi jemaat GKI Pengharapan, persoalan itu jauh lebih dalam daripada sekadar soal tanah dan…

8 hours ago