Categories: METROPOLIS

Perangi Peredaran Narkotika Perlu Sinergi Antar Instansi

JAYAPURA-Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak untuk memberantas peredaran narkotika, khususnya di wilayah perbatasan dan jalur-jalur rawan penyelundupan di Kota Jayapura.

Kasat Narkoba Polresta Jayapura Kota, AKP Fredy Pardede, mengatakan bahwa pihaknya secara aktif membangun koordinasi lintas satuan dan instansi, baik internal kepolisian maupun eksternal.

Kolaborasi dilakukan dengan polsek jajaran, satuan seperti Satreskrim dan Satpolair, hingga koordinasi dengan Polres lain serta Polda Papua. Selain itu, unsur eksternal seperti TNI, Bea Cukai, dan BNN juga dilibatkan dalam upaya pengungkapan tindak pidana narkotika.

“Salah satu langkah utama yang kami lakukan adalah meningkatkan pengawasan di pintu masuk Perbatasan Skouw. Kami berkoordinasi dengan Polsek Muara Tami, Polsubsektor Skouw, Bea Cukai, dan TNI yang berjaga di pos-pos perbatasan, terutama jika ada informasi peredaran ganja di wilayah tersebut,” jelas AKP Fredy, Selasa (10/6).

Selain jalur darat, Polresta Jayapura juga fokus mengawasi sektor laut. Kerja sama dilakukan dengan Polsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) dan TNI AL untuk mengantisipasi penyelundupan narkoba melalui pelabuhan besar maupun pelabuhan kecil yang kerap menjadi jalur masuk kapal dari Papua Nugini (PNG).

Adapun beberapa wilayah di Kota Jayapura seperti Argapura dan Dok IX diketahui menjadi pusat peredaran narkotika. Menurut AKP Fredy, pihaknya terus melakukan penyelidikan di wilayah-wilayah tersebut dengan dukungan polsek setempat serta satuan penegak hukum lainnya seperti BNN dan Direktorat Resnarkoba Polda Papua.

“Kami senantiasa bertukar informasi apabila ada dugaan tindak pidana narkotika. Ini bagian dari upaya bersama untuk menekan peredaran narkoba di Jayapura,” ujarnya.

AKP Fredy mengakui bahwa jumlah personel di Satresnarkoba Polresta Jayapura Kota belum sebanding dengan luasnya cakupan wilayah tugas. Namun demikian, pihaknya tetap berupaya maksimal melakukan pengungkapan kasus narkotika, sembari melaksanakan kegiatan kamtibmas lainnya.

Ia juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat. “Kesadaran masyarakat sangat kami butuhkan, baik dari segi kesehatan maupun konsekuensi hukum bagi siapa pun yang terlibat dalam narkotika,” katanya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Pembelian BBM Subsidi Bakal Dibatasi!

Salah satu poin yang disiapkan dalam rancangan instruksi kepala daerah adalah pembatasan jumlah pembelian BBM…

7 hours ago

Tiga Unit Pelayanan Makan Bergizi Gratis di Mimika Masih Disuspen

Kepala BGN Regional Papua Tengah Nalen Situmorang mengonfirmasi bahwa tiga SPPG yang berstatus suspen tersebut…

8 hours ago

Jurnalis Desak Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Krakatau Diperpanjang

Aksi damai ini digelar bertepatan dengan hari kedelapan berjalannya operasi pencarian dan pertolongan (SAR). Keheningan…

9 hours ago

Ketika Sekolah Formal Tak Lagi Terjangkau, PKBM Menjadi Pintu Kedua

Data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud) tahun 2023 menunjukkan, sebanyak 152.319 anak di…

10 hours ago

Pemkab Jayapura Mulai Tertibkan Legalitas Bangunan

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, mengatakan…

11 hours ago

Kapal Foi Moi Didorong Jadi Penggerak Wisata Danau Sentani

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura, Irwanto F. Halitopo, mengatakan keberadaan kapal tersebut memiliki peluang untuk…

12 hours ago