

Kepala Dinas Dukcapil Kota Jayapura, Raymond J.W. Mandibondibo (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Jayapura terus memperkuat inovasi pelayanan berbasis kemitraan dengan rumah sakit. Kepala Dinas Dukcapil Kota Jayapura, Raymond J.W. Mandibondibo, mengungkapkan bahwa hampir seluruh rumah sakit di Kota Jayapura kini telah mampu melakukan pendaftaran dan penerbitan dokumen kependudukan, khususnya Kartu Keluarga (KK) dan Akta Kelahiran, bagi warga Kota Jayapura yang melahirkan di fasilitas kesehatan tersebut.
Raymond menjelaskan bahwa kerja sama ini bertujuan mempermudah masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan tanpa harus datang ke kantor Dukcapil. Layanan ini dilakukan langsung oleh petugas rumah sakit yang telah mendapatkan pendampingan teknis dari pihak Dukcapil.
“Ketika ibu melahirkan dan pulang dari rumah sakit bersama bayi, mereka sudah bisa membawa pulang dokumen kependudukan berupa Kartu Keluarga dan Akta Kelahiran. Tidak perlu lagi mengurus ke kantor Dukcapil. Semua selesai di rumah sakit,” jelas Raymond saat dikonfirmasi Cepos, Senin (8/12).
Pada semester 1 tahun 2025 (Januari–Juni), beberapa rumah sakit tercatat aktif melakukan pencetakan akta kelahiran secara mandiri. Berdasarkan data Dinas Dukcapil Kota Jayapura, Rumah Sakit Bhayangkara menjadi fasilitas kesehatan paling produktif dalam penerbitan akta kelahiran.
Page: 1 2
Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…
Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…
Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…
Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…
Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…
Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…