Categories: METROPOLIS

Kunker ke Papua, Komisi IX DPR RI Soroti Layanan Kesehatan dan BPJS

JAYAPURA-Persolan kesehatan, pelayanan BPJS hingga ketenagakerjaan terungkap dalam kunjungan kerja Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) yang membidangi Kesehatan, Ketenagakerjaan, dan Kependudukan, di Kantor Gubernur Papua, Rabu (10/12).

  Kunjungan yang dipimpin Ketua Tim Kunker Komisi IX DPR RI, Putih Sari, dalam rangka masa reses persidangan II tahun 2025-2026, berfokus pada fungsi pengawasan, khususnya terhadap kualitas pelayanan publik di Papua.

  Dalam pertemuan tersebut, Putih Sari menyampaikan Provinsi Papua memiliki karakteristik kewilayahan yang unik, dengan cakupan yang luas, topografi kompleks, dan akses antar daerah yang terbatas. Kondisi ini secara signifikan memengaruhi ketersediaan dan kualitas pelayanan publik, yang berimplikasi pada kesenjangan indikator pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).

  “Tingkat kemiskinan, derajat kesehatan masyarakat, ketersediaan tenaga kesehatan, perlindungan pekerja, serta kepesertaan jaminan sosial masih menunjukkan kesenjangan dibandingkan wilayah-wilayah yang lainnya,” kata Putih Sari saat pertemuan tersebut.

  Salah satu agenda utama kunjungan adalah menindaklanjuti kasus kematian pasien ibu hamil yang menjadi perhatian publik. Pasien tersebut diduga tidak mendapatkan pelayanan optimal atau bahkan ditolak oleh fasilitas kesehatan setempat.

   Komisi IX hadir untuk meminta penjelasan komprehensif terkait kronologi kasus, tata kelola rujukan darurat, kepatuhan fasilitas kesehatan terhadap Undang-Undang Kesehatan, dan regulasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

   Kasus penolakan pasien merupakan pelanggaran Undang-undang Kesehatan, dan menindaklanjuti perintah presiden. Dimana Kementerian Kesehatan telah mengirimkan tim investigasi serta akan dilakukan audit menyeluruh terhadap rumah sakit dan tata kelola pelayanan kesehatan di Papua.

   “Kami berharap kunjungan ini dapat memastikan langkah korektif apa yang telah dan akan diambil oleh Pemerintah Daerah dan Kementerian Kesehatan agar kasus-kasus serupa tidak terulang di masa mendatang,” tegasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Tiga Ruangan Baru di RSUD Wamena Diresmikan

Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…

4 hours ago

Dinkes Lanny Jaya Turun Kirimkan Tim Ke 3 Distrik Yang Terdampak Hujan Es

Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…

5 hours ago

Pemprov Papua Pegunungan Minta Bantuan Pusat

Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…

6 hours ago

Bupati Keerom Lantik Ketua Baru Kwarcab Pramuka  Keerom

Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…

12 hours ago

Polres Jayapura Amankan 79 Botol Boplas di Doyo Lama

Penertiban dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas penjualan Boplas yang dinilai meresahkan.…

13 hours ago

Kantor DPR Papua Digeledah Kejaksaan

Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…

1 day ago