

Relawan Nusantara bersama masyarakat Kampung Kayo Batu saat rapat terbatas dengan Paslon BTM-CK di Pantai Base G, Rabu (9/7). (foto:Karel/Cepos)
JAYAPURA-Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, Benhur Tomi Mano (BTM)-Constant Karma (CK), menggelar rapat terbatas bersama relawan Nusantara dan warga Kampung Kayo Batu, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, di Pantai Basa G, Rabu (9/7).
Kehadiran BTM-CK disambut dengan tarian adat setempat. Pesuruh Dalam Rumah Ondoafi Kampung Kayo Batu, Aleks Pui dalam sambutannya, menyatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap masyarakat adat dan membuktikan bahwa BTM-CK memahami serta menghargai nilai-nilai budaya lokal.
“Kehadiran BTM-CK adalah suatu kehormatan besar bagi kami masyarakat adat. Ini menunjukkan bahwa mereka tahu adat dan beradab. Karena itu, kami masyarakat Kampung Kayo Batu berkomitmen akan all out mendukung BTM-CK dalam PSU nanti,” tegas Aleks.
Ia juga menegaskan bahwa masyarakat adat tidak meminta uang ataupun imbalan dari para calon, melainkan hanya meminta penghargaan atas eksistensi mereka sebagai pemilik tanah Papua.
“Saya atas nama ondoafi Kayo Batu menegaskan, kami tidak minta uang, tapi kami minta dihargai sebagai pemilik negeri ini,”ucapnya.
Aleks menambahkan bahwa masyarakat dari wilayah adat Tabi dikenal santun dan terbuka, sehingga menjadi rumah bagi banyak suku yang tinggal di Tanah Papua. Ia menyatakan kesiapannya untuk bekerja nyata demi kemenangan BTM-CK.
“Kami tidak mau banyak bicara, tapi kami akan buktikan dukungan lewat kerja nyata untuk BTM-CK,” tegasnya.
Sementara itu, Calon Wakil Gubernur Constant Karma menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari para ondoafi dan masyarakat adat. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada 6 Agustus 2025 mendatang. “Tanggal 6 nanti, jangan kerja dulu. Kita sama-sama ke TPS untuk pilih BTM-CK,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa partisipasi pemilih pada PSU kali ini kemungkinan akan menurun. Karena itu, ia meminta seluruh warga untuk bersama-sama mengawal suara mereka di TPS agar tidak dimanipulasi oleh oknum tertentu.
“Mari kita jaga suara kita. Jangan sampai suara sisa dipakai oleh orang lain untuk menangkan calon tertentu. Kita harus kawal dari TPS hingga pleno tingkat distrik dan provinsi,” ujarnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Ia menjelaskan, venue peninggalan PON yang berada di bawah pengelolaan Pemprov Papua tersebar di…
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menegaskan bahwa pengamanan kegiatan penyampaian pendapat…
Tiga siswa Sekolah Negeri Khusus (SNK) Pariwisata Papua, Juan Omar, Dhafin Khairan Abuhari dan Jeskhiel…
Dari total penerima tersebut, sebanyak 1.970 orang memperoleh Remisi Umum I (pengurangan masa pidana…
Ketua DPD PDI Perjuangan Papua, Benhur Tomi Mano (BTM), mengatakan kemerdekaan Indonesia tidak boleh…
Di satu sisi, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen secara tegas membantah…