Categories: METROPOLIS

Realisasi Pendapatan Pajak Kendaraan Bermotor Lebih Rendah dari Tahun Lalu

> UPPD Samsat Jayapura

Tahun Lalu, Periode Januari-Juli 47 Persen, Tahun ini 43 Persen

JAYAPURA– Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPPD) Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Jayapura telah mencatat realisasi penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) pada periode, Januari hingga, Sabtu 6 Juli 2024 kemarin sebesar Rp 36.171.893.000 atau dipersentasikan mencapai 43 persen.

Capaian tersebut menurun ketika dibandingkan dengan tahun 2023 lalu. Pada periode yang sama pada tahun 2023 lalu target pendapatan Samsat sebesar Rp 80.758.793.000, yang terealisasi cukup lumayan pada periode yang sama sebesar yakni 38.518.466.000 atau dipersentasikan sebesar 47 persen.

Diketahui, target pendapatan dari kendaraan bermotor untuk Samsat Jayapura pada tahun 2024 sebesar, Rp 89.989.146.000, yang terealisasi per tanggal 6 Juli hanya sebesar Rp 36.171.893.000 atau dipersentasikan sebesar 43 persen. Sementara pada tahun 2023 tercatat pendapatan Samsat pada priode yang sama sebesar Rp. 80.757. 93.000, yang terealisasi cukup lumayan banyak yakni sebanyak Rp 38.518.466.000 atau dipersentasikan sebesar 47 persen.

Hal tersebut disampaikan Kepala UPPD Samsat Jayapura, Dian Anggraini kepada Cenderawasih Pos, Selasa (9/7). Dia mengatakan dari bulan Januari sampai dengan tanggal 6 Juli 2024 kemarin, pihaknya telah mencatat pendapatan Samsat telah mencapai 43 persen.

Dian Anggraini mengatakan seharusnya pada pertengahan tahun atau pada semester satu ini, realisasi penerimaan PKB mencapai 50 persen. Namun, kenyataannya realisasi PKB itu di bawah masih dibawah 50 persen yakni baru mencapai 43 persen.

Beruntungnya kata Dia, pihaknya dibantu pemrogram pembebasan sanksi Administrasi PKB yang membuat pendapatannya naik tiap hari. Hal itu  dirasakan dalam beberapa hari terakhir ini semenjak program pembebasan PKB berlangsung.

“Dibantu pembebasan, Alhamdulillah penerimaan kami tiap hari naik, kisaran perharinya itu kurang lebih Rp 500 juta kami dapat dari Samsat Jayapura terkait dengan pembebasan,” ungkapnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Dana Otsus Bukan untuk Operasional dan Belanja Kantor!

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…

2 days ago

Bupati Keerom Minta Distrik Bersih dan Aman jelang Puncak HUT RI

Fokus utama arahan tersebut adalah menjaga keamanan, kebersihan, serta kedisiplinan jajaran pemerintahan distrik dalam melayani…

2 days ago

Kapolres Merauke: Jangan Sampai Kejadian di Puncak Terjadi di Merauke

Leonardo mengatakan, kejadian tersebut menjadi perhatian bersama karena menimbulkan kerugian. Karena itu, berbagai potensi persoalan…

2 days ago

Ini Alasan Fatal Mengapa Bendera Merah Putih Haram Menyentuh Tanah!

Pengibaran Bendera Merah Putih menjadi salah satu bagian paling dinantikan dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan.…

2 days ago

Potensi Besar di Sektor Retribusi, Tapi Terbentur Kepentingan Masyarakat Adat

   Car Free Day (CFD) yang digelar setiap Sabtu tersebut kini menjadi salah satu ruang…

2 days ago

Meriahkan HUT RI, Joged Veronika dan Yospan Asaibori di Mandala

  Salah satu atraksi yang akan menjadi perhatian dalam peringatan HUT ke-81 RI tahun ini…

2 days ago