

Sarles Brabar (FOTO:Karel/Cepos)
JAYAPURA – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN dan Badan Gizi Nasional (BGN) diketahui telah menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dalam program makan bergizi gratis.
Hal itu dilakukan Kemendukbangga untuk memastikan ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui) dan bayi di bawah dua tahun (Baduta) menjadi penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan tujuan untuk mencegah stunting, dan meningkatkan kualitas generasi penerus.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung Kepala Kemendukbangga Wilayah Papua Sarles Brabar kepada Cenderawasih Pos pada pekan lalu. Sarles mengatakan kolaborasi tersebut merupakan bentuk kerjasama pihaknya dengan BGN.
Karena itu kata Sarles, semua dapur-dapur MBG di setiap kota dan kabupaten di Papua harus berkoordinasi dengan BKKBN atau Kemendukbangga sehingga pihaknya dapat melakukan delivery MBG ke ibu hamil dan lain sebagainya.
“Kita itu menggurus ibu hamil, ibu menyusui dan Baduta untuk memperoleh gizi yang seimbang,” kata Sarles ketika dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Senin (9/6).
Page: 1 2
Penegasan tersebut disampaikan Kepala BTNW Acha Anis Sokoy untuk meluruskan persepsi masyarakat mengenai lokasi sejumlah…
Penegasan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Yahukimo, Akso Balingga menyusul aksi demonstrasi pelajar yang…
Kedatangan aparat gabungan ini merupakan bagian dari eksekusi Operasi Antik Noken 2026 yang digelar Kepolisian…
Operasi yang dikemas dalam bentuk Patroli Gabungan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) tersebut dipimpin langsung…
Kegiatan ditutup secara resmi melalui sambutan Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri, yang dibacakan oleh Asisten…
Denny menyoroti kebijakan pemerintah pusat yang mengatur penggunaan Dana Tambahan Otsus melalui program-program yang…