Rumasukun juga mengingatkan bahwa perbedaan tidak boleh dijadikan alasan untuk meretakkan jalinan kesatuan, melainkan harus menjadi penguat dari keberagaman, bukankah jabatan tangan akan terasa lebih erat jika terdapat lima jari yang berbeda dan dengan fungsi yang berbeda-beda.
“Sebagai sebuah provinsi yang kaya dengan keberagaman suku, agama, dan kepercayaan, kita memiliki tanggung jawab untuk merawat setiap benih kerukunan. Kita harus menempuh jalan yang kadang tidak mudah dengan kebijaksanaan dan keberanian hati, memastikan bahwa setiap perselisihan diolah dengan dialog yang membangun dan sikap yang mengedepankan kesatuan,” pungkasnya. (fia/tri)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kendaraan yang sebelumnya berada di area parkir Histora dipindahkan ke bagian belakang stadion. Langkah ini…
Antrean panjang pengisian BBM subsidi jenis solar di SPBU Hawai. Pemkab Jayapura berencana melakukan audien…
Polres Keerom sebelumnya sempat mengeluarkan pemberitahuan mengenai dua jenazah tanpa identitas tersebut. Agar pihak keluarga…
Bupati Yunus Wonda mengatakan dirinya telah memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura untuk mengecek langsung…
Pemerintah Kabupaten Jayawijaya kembali memberikan Surat Keputusan (SK) sebagai pelaksana Tugas (Plt) dapat Pejabat eselon …
Prosesi penyerahan berlangsung khidmat dan penuh haru. Sebagai bentuk penghormatan atas jasa almarhum kepada bangsa…