“Pj Gubernur Papua yang menggantikan penjabat lama diharapkan dapat membangun Papua dengan menggunakan terobosan-terobosan pendekatan yang sifatnya afirmasi, demi kebaikan pelayanan publik di Provinsi Papua,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa Penjabat Gubernur Papua, yang baru saja dilantik jangan sampai ada indikasi “titipan” untuk memenangkan salah satu pasangan calon di Pemungutan Suara Ulang (PSU).
“Kita harap penjabat gubernur yang baru saja dilantik benar-benar bekerja sebagai birokrat murni, sebagai profesionalitas dan bertanggung jawab menyukseskan Pilkada. Tanpa menjadi partisan atau simpatisan terhadap kelompok atau mendukung salah satu calon tertentu,” ungkapnya.
Diharapkan juga penjabat yang baru dilantik menguasai pembangunan di Papua. Hal ini sebagai bentuk percepatan akselarasi pembangunan di provinsi induk. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Papua selama ini dikenal sebagai tanah yang diberkahi kekayaan alam luar biasa. Hutan-hutannya rimbun, tanahnya…
Dalam rangka menyikapi situasi dan kondisi yang kerap terjadi di tanah Papua, dalam hal ini…
UNTUK pertama kalinya, Timnas Futsal Indonesia U-16 berhasil merengkuh gelar juara Piala AFF Futsal U-16…
Rencana pengiriman bantuan pangan ini disampaikan bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze setelah melakukan rapat dengan…
Di tengah kampung wisata yang berada di atas Danau Sentani ini, berdiri satu sekolah dasar,…
Plt Direktur RSUD Wamena dr. Charles Manalagi, Sp.OG mengakui jika apabila berbicara terkait penyakit TBC,…