“Pj Gubernur Papua yang menggantikan penjabat lama diharapkan dapat membangun Papua dengan menggunakan terobosan-terobosan pendekatan yang sifatnya afirmasi, demi kebaikan pelayanan publik di Provinsi Papua,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa Penjabat Gubernur Papua, yang baru saja dilantik jangan sampai ada indikasi “titipan” untuk memenangkan salah satu pasangan calon di Pemungutan Suara Ulang (PSU).
“Kita harap penjabat gubernur yang baru saja dilantik benar-benar bekerja sebagai birokrat murni, sebagai profesionalitas dan bertanggung jawab menyukseskan Pilkada. Tanpa menjadi partisan atau simpatisan terhadap kelompok atau mendukung salah satu calon tertentu,” ungkapnya.
Diharapkan juga penjabat yang baru dilantik menguasai pembangunan di Papua. Hal ini sebagai bentuk percepatan akselarasi pembangunan di provinsi induk. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
-Regulasi Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di tingkat kampung di Papua belum merata. Dari 1.029…
Penggunaan kembali prasarana penyeberangan ini disambut dengan rasa lega yang mendalam oleh masyarakat Abepura,…
Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…
Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…
Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…