“Pj Gubernur Papua yang menggantikan penjabat lama diharapkan dapat membangun Papua dengan menggunakan terobosan-terobosan pendekatan yang sifatnya afirmasi, demi kebaikan pelayanan publik di Provinsi Papua,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa Penjabat Gubernur Papua, yang baru saja dilantik jangan sampai ada indikasi “titipan” untuk memenangkan salah satu pasangan calon di Pemungutan Suara Ulang (PSU).
“Kita harap penjabat gubernur yang baru saja dilantik benar-benar bekerja sebagai birokrat murni, sebagai profesionalitas dan bertanggung jawab menyukseskan Pilkada. Tanpa menjadi partisan atau simpatisan terhadap kelompok atau mendukung salah satu calon tertentu,” ungkapnya.
Diharapkan juga penjabat yang baru dilantik menguasai pembangunan di Papua. Hal ini sebagai bentuk percepatan akselarasi pembangunan di provinsi induk. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Suasana di lingkungan Lapas Abepura, Kamis (23/4) terlihat lain dari biasannya. Jajaran Lapas Abepura terlihat…
Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT), Ahmad Riza Patria menguraikan sejumlah program…
Untuk itu, Kepala Kakanwil Dijenpas Papua, Herman Mulawarman, menyatakan perang terhadap barang terlarang dan pungutan…
Ketua MRP Nerlince Wamuar menegaskan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Papua, DPR Papua (DPRP), dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, menegaskan larangan keras terhadap aktivitas konsumsi minuman keras (miras) di lingkungan…
Kondisi tim lawan dapat dimanfaatkan oleh penggawa Mutiara Hitam untuk misi tiga poin. Persipura wajib…