“Pj Gubernur Papua yang menggantikan penjabat lama diharapkan dapat membangun Papua dengan menggunakan terobosan-terobosan pendekatan yang sifatnya afirmasi, demi kebaikan pelayanan publik di Provinsi Papua,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa Penjabat Gubernur Papua, yang baru saja dilantik jangan sampai ada indikasi “titipan” untuk memenangkan salah satu pasangan calon di Pemungutan Suara Ulang (PSU).
“Kita harap penjabat gubernur yang baru saja dilantik benar-benar bekerja sebagai birokrat murni, sebagai profesionalitas dan bertanggung jawab menyukseskan Pilkada. Tanpa menjadi partisan atau simpatisan terhadap kelompok atau mendukung salah satu calon tertentu,” ungkapnya.
Diharapkan juga penjabat yang baru dilantik menguasai pembangunan di Papua. Hal ini sebagai bentuk percepatan akselarasi pembangunan di provinsi induk. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Di balik lembaran berkas perkara yang menumpuk, ada kisah-kisah pilu tentang biduk rumah tangga yang…
Kepolisian Resor (Polres) Mimika tengah menyelidiki kasus penganiayaan berat yang menimpa seorang petugas keamanan swasta…
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua selaku Kepala Operasi (Kaops) Sikat Cartenz 2026, Kombes Pol…
elayanan kesehatan di daerah pedalaman Mimika masih menghadapi tantangan berat akibat keterbatasan fasilitas dan kebijakan…
Pertemuan tersebut membahas rencana pembukaan dan pengembangan lahan pangan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan…
Kepala SMA Negeri 1 Sentani, Kelasina Yanggroseray, meminta para orang tua siswa memahami keterbatasan daya…