

Plt Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Pegunungan Jimmy Yoku, SE (foto:Denny/Cepos)
WAMENA – Rencana aviasi penerbangan Sriwijaya Air untuk beroperasi di wilayah Wamena dipastikan tak bisa dilakukan, lantaran dari negosiasi yang dilakukan dinas perhubungan Provinsi Papua Pegunungan dengan manajemen maskapai tersebut tak mendapatkan titik temu hingga tak membuahkan hasil.
Plt Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Pegunungan Jimmy Yoku. SE menyatakan alasan pembatalan layanan sriwijaya air untuk beroperasi di wilayah Wamena dikarenakan beberapa tarif sosial yang diusulkan kepada maskapai.
“Jadi untuk tenaga guru, medis, tokoh adat, mahasiswa dan masyarakat yang membutuhkan kondisi darurat yang harus diangkut oleh aviasi tersebut, ini belum masuk dalam draf PKS yang kami usulkan kepada manajemen Sriwijaya Air.”ungkapnya di Wamena Selasa (8/7)
Dikatakan, ini menjadi alasan pembatalan atau penundaan Aviasi Sriwijaya Air beroperasi di Wamena, selain itu juga, ada komunikasi yang kurang serius atau intens dan provesional dari aviasi sehingga ini yang menjadi miskomunikasi dengan pemerintah Provinsi Papua Pegunungan.
Page: 1 2
Menurut Andry, pertumbuhan ekonomi Papua saat ini menunjukkan penguatan aktivitas domestik yang semakin baik. Dari…
Penarikan retribusi parkir di kawasan Pasar Otonom Youtefa yang dilakukan hingga malam, bahkan dini hari…
Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Jayapura optimistis menjadi pusat rujukan layanan kesehatan di kawasan Pasifik…
Rencana Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, untuk membentuk staf khusus adat yang melibatkan para…
Peringatan Hari Lahir Pancasila tidak boleh berhenti pada upacara dan seremoni tahunan. Di Papua, tantangan…
Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan di Kota Jayapura. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota…