Categories: METROPOLIS

Pengangkatan 3000 Tenaga Honorer  Disetujui Kemenpan

JAYAPURA-Usulan pengangkatan tenaga honorer Kota Jayapura menjadi ASN non PNS atau P3K di lingkup pemerintahan Kota Jayapura kini sudah mendapatkan titik terang. Hal ini menyusul, setelah pemerintah pusat melalui Kemenpan RB sudah menyetujui formasi yang diusulkan oleh Pemkot Jayapura sebanyak 3000 orang.

    “Jadi, hononer di Pemkot Jayapura yang jumlahnya 3000 lebih akan segera diangkat menjadi ASN dan P3K,”kata Penjabat Wali Kota Jayapura, Frans Pekey, Selasa (7/3).

    Dia mengatakan, secara keseluruhan jumlah tenaga honorer di Kota Jayapura mencapai 3000-an orang. Di mana sebelumnya sebanyak lebih dari 1000 orang sudah terakomonir dalam pengangkatan formasi khusus Papua. Kemudian Pemkot Jayapura mendapatkan formasi baru untuk pengangkatan P3K sebanyak lebih dari 2000 orang. Sehingga total 3000 tenaga honorer dan kontrak di Kota Jayapura akan diangkat baik itu PNS maupun ASN P3K.

   “Kita sudah mendapatkan persetujuan dari Pemerintah Pusat dan ini merupakan kebijakan yang diambil oleh bapak Presiden Jokowi,”terangnya.

    Karena itu mengenai pengangkatan tenaga PNS dan P3K di kota Jayapura ini akan dikerjakan langsung oleh Badan Kepegawaian Daerah Kota Jayapura. Di mana instansi tersebut akan merincikan uraian jabatan dari masing-masing pegawai di Pemkot Jayapura itu.

   Misalnya seorang pegawai yang lulusan atau beri ijazah SPD maka yang bersangkutan akan ditempatkan sebagai tenaga guru, begitu juga tenaga ASN atau pegawai lainnya akan menempatkan posisi dan jabatan sesuai dengan latar belakang pendidikannya. Sehingga ini membutuhkan waktu dan tentunya badan kepegawaian Daerah akan bekerja all out sehingga target bisa diselesaikan tahun ini juga.

   “Badan Kepegawaian Kota Jayapura sedang menyiapkan rincian dan uraian jabatannya. Ini  untuk memastikan pegawai yang diangkat itu nanti penempatannya dimana, jabatannya apa dan kerjanya dimana. Kita sedang siapkan itu dan memang itu permintaan Pemerintah Pusat,”ujarnya.

   Karena itu pihaknya juga menargetkan seluruh proses dan tahapan ini selesai secepatnya dan paling cepat Mei 2024 ini sudah harus segera diumumkan. Karena itu dia meminta seluruh pegawai terutama tenaga honorer di Kota Jayapura tetap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sembari menunggu proses dan tahapan yang sedang dilakukan oleh pemerintah kota Jayapura saat ini.

   “Paling tidak proses administrasinya sudah tuntas dalam bulan Mei ini, sebelum saya mengakhiri jabatan sebagai Penjabat Wali Kota Jayapura,”pungkasnya.(roy/tri).

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Nasib RD di Persipura Belum Jelas

Kursi pelatih kepala Persipura Jayapura hingga saat ini belum jelas, alias masih lowong. Tim berjuluk…

5 hours ago

Gubernur Singgung Soal Benalu yang Ambil Keuntungan

Fakhiri menyatakan mengetahui soal "permainan lama" tersebut. “Barang itu saya tahu, gubernur-gubernur terdahulu kan membuat…

6 hours ago

MRP Minta Kewenangan Pengelolaan SDA Jangan Semua Oleh Pusat

Ketua MRP, Nerlince Wamuar, mengatakan rapat tersebut merupakan tindak lanjut amanat Pasal 20 ayat (1)…

7 hours ago

Rumah Dibangun Tahun 1921 Jadi Saksi Bisu Sebelum Indonesia Merdeka

PAPAN demi papan dilepas perlahan. Genting-genting tua diturunkan dari atap yang mulai rapuh. Beberapa warga…

8 hours ago

Kapolda: BKO Mabes Standby hingga Juli

Ia menjelaskan, keberadaan personel BKO masih diperlukan untuk mendukung upaya pemulihan keamanan pasca konflik yang…

9 hours ago

Gerayangi Murid, Oknum Guru Ngaji Diamankan Polisi

Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Ps Kasi Humas Ipda Andre MSB dikonfirmasi membenarkan laporan…

10 hours ago