Categories: METROPOLIS

Gersang, Pemakaman Buper Waena Dihijauhkan

JAYAPURA-Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat mulai melakukan penataan di kawasan pekuburan umum di Buper Waena  Kota Jayapura, Jumat (6/10). Selain melakukan penataan secara fisik, Pemkot mulai menghijauhkan lahan pekuburan yang tandus dan gersang itu dengan ribuan pohon.

Kemarin, Pemkot Jayapura mulai menanam ribuan pohon sebagai langkah awal menata kawasan pekuburan tersebut.

“Kota Jayapura ini kan rumah kita, istana kita, sehingga kita memiliki tanggung jawab untuk jaga keamanan dan kenyamanan,  merawat dan melestarikan, lingkungan yang ada di rumah kita yang kita cintai. Karena itu semua unsur dan komponen juga terlibat dalam melestarikan lingkungan seperti kita merawat Rumah Kita Sendiri,”kata Pj Walikota Jayapura, Dr. Frans Pekey, Jumat (6/10).

 Dia mengatakan, kawasan TPU itu kedepannya akan terus ditata, mulai dari penataan taman pemakamannya,  juga penataan dengan penanaman pohon penghijauan.  Sehingga kedepan menjadi daerah yang nyaman untuk dikunjungi,  karena sudah rindang ditumbuhi oleh pohon-pohon yang ditanam mulai sekarang.

“Kita akan terus menanam di berbagai tempat di kota Jayapura,  di daerah-daerah yang gersang dan tandus atau di daerah-daerah pemukiman,”tambahnya.

   Sementara itu Kepala Dinas PU PR kota Jayapura, Nofdi J.Rampi menjelaskan setidaknya ada sekitar seribuan pohon penghijauan yang ditanam di sekitar kawasan TPU Buper Waena itu.

Tujuannya adalah untuk menghijaukan kawasan itu, selain itu supaya kawasan yang dikenal erosi itu dapat ditangani dengan adanya pohon-pohon yang ditanam oleh pihaknya itu.  Selain itu kehadiran pohon yang ditanam oleh pihaknya itu sekiranya dapat memberikan kesan sejuk di sekitar lokasi TPU karena memang saat ini sangat gersang dan panas Apabila terjadi musim kemarau.

“Ada beberapa pohon yang kita tanam mulai dari Cemara,  jati putih, asam jawa, pohon kayu besi,  pohon Tanjung,  Pohon Salam. Sebelumnya juga kami sudah tanam ratusan pohon di kawasan pekuburan Kristen, kita kerjasama dengan kelompok pencinta  lingkungan.

Karena itu pihaknya berharap ada kerjasama dengan masyarakat di sekitar terutama Bagaimana menjaga pohon-pohon yang sudah ditanam ini tetap bertumbuh.

“Kalau untuk merawat saudara itu tanggung jawab Kami tetapi minimal jangan ditakut atau dipotong,” tambahnya. (roy/tri)

Juna Cepos

Recent Posts

Pemkab Keerom Tertibkan Bangunan di Kawasan Hijau Trans Papua

Pemerintah Kabupaten Keerom mulai mengambil langkah tegas terhadap keberadaan bangunan permanen maupun semipermanen yang berdiri…

13 hours ago

RD Akui Calon Lawan Sangat Kuat di Playoff

Fase grup kini hanya menyisakan 1 pertandingan, sekaligus menjadi partai penentu puncak klasemen. Persipura akan…

14 hours ago

Masyarakat Sipil Jadi Korban Gas Air Mata

Bentrokan antara massa aksi dan aparat keamanan terjadi di kawasan tersebut mengakibatkan aparat kepolisian terpaksa…

15 hours ago

Ricuh di Waena, Tertib Di Abepura

Meski sempat terjadi negosiasi antara demonstran dan pihak kepolisian, namun tidak mendapat titik temu. Aparat…

16 hours ago

Salib Hitam Bentuk Protes Mahasiswa

Kepada Cenderawasih Pos, Lenius selaku Negosiator Somap USTJ mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan pihaknya sebagai…

17 hours ago

Buron Selama 4 Hari, Pelaku Aniaya Kepsek di Mappi Akhirnya Diringkus

Kasus pembacokan yang terjadi di pertengahan Jalan Kampung Dagimon ini sempat menggegerkan warga Kota Kepi.…

18 hours ago