Categories: BERITA UTAMA

Nasib TPP Nakes Masih Tak Jelas

JAYAPURA – Aliansi Tenaga Kesehatan (Nakes) yang terdiri dari perawat, bidan, bagian gizi, bagian sanitasi dan apoteker yang selama ini bekerja di tiga rumah sakit milik pemerintah Provinsi Papua temui Pj Gubernur Papua yang diwakilkan oleh Kepala Bappeda, Jumat (6/10) kemarin.

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan para Nakes yang berasal dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura, RSUD Abepura dan RSJ Abepura mempertanyakan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

“Kami sudah melakukan pertemuan dimana Pj Gubernur Papua diwakili oleh Kepala Bappeda Papua dan Karo Umum, mereka menyampaikan bahwa tetap diproses dan akan dibahas dengan Pj Gubernur, Sekda dan Ketua Bappeda,” terang Perawat di RSUD Jayapura, Barbalina Dekeniap kepada wartawan di Kantor Gubernur.

Hanya saja lanjut Barbalina, mereka belum tahu kapan pastinya pertemuan dan pembahasan mengenai dengan TPP para Nakes tersebut.

“Kami akan ikut regulasi yang ada di Papua, dan sebagai ASN kami tetap bertangungjawab dengan apa yang kami ajukan dan menjalankan kembali aktivitas kedinasan kami masing-masing,” ungkapnya.

Barbalina dan Nakes lainnya berharap, Pj Gubernur Papua M Ridwan Rumasukun segera merespon apa yang menjadi tuntutan para Nakes.

“Harapan kami ada penambahan atau TPP kami kembali seperti semula, dalam pertemuan kami hari ini, belum ada keputusan dan akan menjadi pembahasan Pj Gubernur,” ucapnya.

Sementara itu, Perawat IGD RSUD Jayapura, Ruri R menyatakan bahwa harusnya Pemerintah Provinsi Papua memberikan jawaban pasti atas nasib mereka. Sehingga tak ada beban bagi Nakes saat menjalankan tugasnya di Rumah Sakit.

“Pemerintah Provinsi Papua harus memberikan jawaban pasti, sehingga kami kerja tanpa beban di rumah sakit. Dan harus ada kesamaan antara teman-teman dokter spesialis dengan kami perawat dan Nakes lainnya, jika seperti ini kami akan tertekan dengan pekerjaan. Sementara kami bekerja 1 kali 24 jam,” bebernya.

Ruri menegaskan bahwa jika apa yang menjadi tuntutan mereka tidak dipenuhi oleh Pj Gubernur Papua, maka mereka akan kembali mendatangi Kantor Gubernur.

“Jika apa yang menjadi tuntutan kami tidak dipenuhi, dimungkinkan kami akan turun dengan kekuatan masa yang banyak,” tegasnya.

Sebelumnya, merasa dianaktirikan, seratusan Nakes di tiga rumah sakit milik pemerintah terdiri dari RSUD Jayapura, RSUD Abepura dan RSJ Abepura sampaikan aspirasi di Kantor Gubernur, Selasa (3/10).

Para Nakes yang tegabung dalam aliansi tenaga kesehatan terdiri dari perawat, bidang, bagian gizi, bagian sanitasi dan apoteker yang selama ini bekerja di tiga rumah sakit milik pemerintah Provinsi Papua.

Sebelum mendatangi Kantor Gubernur yang berlokasi di Dok II, para Nakes tersebut berkumpul di Dok II sembari membentangkan spanduk bertuliskan “Perawat, bidan, dan tenaga kesehatan lainnya RSUD Jayapura, RSUD Abepura dan RSJ Abepura menuntut persamaan hak. (fia/wen)

Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

10 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

11 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

12 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

13 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

14 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

15 hours ago