Menurutnya, koperasi desa tidak hanya menjadi wadah ekonomi masyarakat kampung, tetapi juga sudah menjalin kerja sama dengan BUMN dan BUMD. Karena melalui kemitraan ini, koperasi mampu menghadirkan beragam layanan yang dibutuhkan warga.
“Melalui koperasi desa, masyarakat dapat mengakses layanan-layanan lain. Pemprov berkomitmen mendukung penuh koperasi desa, baik melalui pendampingan maupun memperluas akses kemitraan,” ujarnya.
Dijelaskannya, saat ini koperasi di Papua sudah berjalan 100 persen meski ada beberapa yang belum dikarenakan adanya kendala adminitrasi. “Menyikapi kendala tersebut, pemerintah daerah bersama dinas terkait mengatasi kendala adminitrasi tersebut dengan memfasilitasi legalitas, mempercepat penerbitan KTP pengurus, hingga memberikan solusi bagi aturan yang sulit dipenuhi di tingkat kampung,” pungkasnya. (fia/tri).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Aiptu Yunus Maturutty menjelaskan, awalnya pelaku diduga melakukan persetubuhan atau rudakpaksa terhadap korban sesuai laporan…
Plt Direktur RSUD Jayapura, Andreas Pekey mengatakan, kasus terbaru terjadi pada 16 Desember 2025.…
Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze mengatakan belum mendapatkan data terakhir sudah berapa sekolah yang telah…
Ardhiana mengatakan, keempat ekor burung tersebut diangkut secara ilegal dan tidak diketahui identitas pemiliknya. Ia…
Pengelola APMS Putra Baliem Mandiri Magi Pasaribu menegaskan putusan hukum tertinggi itu bersifat final dan…
Kota Jayapura jadi penyelenggara setelah mendapat kepercayaan dari The Japan Foundation Jakarta. Dalam festival…