

Dosen dan Mahasiswa Uncen terlihat sedang mengajar anak-anak di Kampung Ayapo, Rabu (3/9). (foto:FMIPA for Cepos)
JAYAPURA – Upaya untuk meningkatkan kemampuan literasi anak-anak kampung, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Cenderawasih (Uncen) sukses melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat melalui Rumah Baca Ayapo di Distrik sentani Timur.
Bersama Rumah Baca Ayapo para mahasiswa dan dosen pendamping Uncen melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Upaya Peningkatan Kemampuan Literasi Anak-anak di Kampung Ayapo Melalui Rumah Baca Ayapo”.
Kepada Cenderawasih Ketua tim kegiatan, Sitti Rosnafi’an Sumardi menjelaskan bahwa program tersebut digagas oleh mahasiswa sejak 21 Juni hingga 16 Agustus 2025.
Kolaborasi antara tiga dosen FMIPA, yakni Sitti Rosnafi’an Sumardi (Dosen Matematika), Muhammad Hisyam (Dosen Ilmu Kelautan), dan Mustika Endah Pratiwi (Dosen Farmasi), beserta para mahasiswa dari program studi terkait, yaitu Chlara Thesalonica Luanmasa (Prodi Matematika), Lorenso Apriyanto Bria (Prodi Ilmu Kelautan), dan Pundison Wakerkwa (Prodi Farmasi).
Selain itu kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat berjalan lancar berkat dukungan dari Tamara Louraine Jeanette Kainama (Dosen Ilmu Kelautan), Anita Pratiwi (Laboran), dan Claudius Hendraman B Tobi (Dosen Farmasi) serta dua mahasiswa, Rezky Putra Pairunan (Prodi Matematika) dan Marisa Beatriks Rumbiak (Prodi Ilmu Kelautan).
Page: 1 2
Ia menjelaskan, venue peninggalan PON yang berada di bawah pengelolaan Pemprov Papua tersebar di…
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menegaskan bahwa pengamanan kegiatan penyampaian pendapat…
Tiga siswa Sekolah Negeri Khusus (SNK) Pariwisata Papua, Juan Omar, Dhafin Khairan Abuhari dan Jeskhiel…
Dari total penerima tersebut, sebanyak 1.970 orang memperoleh Remisi Umum I (pengurangan masa pidana…
Ketua DPD PDI Perjuangan Papua, Benhur Tomi Mano (BTM), mengatakan kemerdekaan Indonesia tidak boleh…
Di satu sisi, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen secara tegas membantah…