

Betty Puy (FOTO:Robert Mboik/Cepos)
Januari-Awal Juli, 15 Kasus KDRT Dilaporkan
JAYAPURA– Peredaran minuman keras di Kota Jayapura telah membawa dampak tersendiri bagi masyarakat di Kota Jayapura. Dimana dari sekian banyak kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang terjadi di Kota Jayapura, sebagian besarnya dipicu karena minuman keras (Miras).
Sejak Januari sampai Juli, jumlah kasus kekerasan dalam rumah tangga mencapai 15 kasus. Dimana 10 kasusnya dialami oleh kaum ibu atau perempuan sedangkan lima kasus lainnya menyasar anak-anak.
“Dari Januari sampai dengan Juli ada 15 kasus kekerasan dalam rumah tangga yang menimpa perempuan dan anak,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kota Jayapura, Betty Puy, Jumat (7/7).
Karena itu dia meminta semua pihak termasuk media massa untuk terus menyuarakan peredaran minuman keras di kota Jayapura serta dampaknya yang ditimbulkan. “Berharap semua terlibat, termasuk media juga mohon di bantu untuk terus menyuarakan ini,” harapnya.
Dari belasan kasus yang ditangani oleh pihaknya itu sebagian besarnya sudah diselesaikan melalui jalur mediasi damai. Kemudian ada juga yang tindaklanjuti melalui jalur hukum.
“Begitu di jejaring kerja kita, kalau di tengah jalan korban mau tarik persoalan berarti putus di situ. Tapi tugas kami sudah mendampingi,” katanya.
Khusus untuk kasus kekerasan terhadap anak itu lebih kepada perebutan Hak asuh anak antara suami dan istri. Sementara itu untuk kasus kekerasan dalam rumah tangga yang terjadi itu dipastikan tidak berujung pada perceraian.(roy/nat)
Akar dari permasalahan ini dibongkar oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. Dalam Rapat Kerja…
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura, Kombes Pol Rommy Sebastian, menjelaskan bahwa korban selamat bernama Agnes…
Di berbagai wilayah Papua, tantangan pendidikan masih menjadi perhatian, mulai dari keterbatasan akses pendidikan tinggi…
Dikatakan, untuk LPG 12 kg dijual dengan harga Rp 410.000. Sementara untuk LPG ukuran 5,5…
Media sosial Rabu (10/6) siang kemarin dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan dugaan menu…
Pejabat Sementara Kasubdit Patroli Polairud Polda Papua, AKP Wilston Latuasan, menegaskan bahwa menjaga kelestarian ekosistem…