

Los dalam pasar otonom benar-benar tidak dimanfaatkan lagi. Tampak dua orang warga sedang tidur di lapak di dalam los pasar Otonom, Kamis (6/2). (FOTO: Mboik/Cepos)
JAYAPURA-Upaya pemerintah melakukan penataan kembali terhadap kegiatan jual beli atau perdagangan di dalam pasar Otonom Kota Raja dinilai gagal. Anggapan itu tentu bukan tanpa sebab, dengan melihat kondisi saat ini tempat jualan di dalam gedung pasar yang tidak dimanfaatkan dan masyarakat lebih memilih untuk berjualan di jalan umum.
“Kalau menurut kami, kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah kemarin itu gagal. Menyuruh orang tidak boleh jual di dalam jalan masuk pasar, tetapi sekarang justru orang ramai-ramai jualan di jalan di luar sana, itu kegagalan,” kata Supri Samber, salah satu warga yang ditemui di Pasar Otonom Kotaraja, Kamis (6/2).
Dia mengkritisi kebijakan Pemerintah Kota Jayapura yang telah melakukan penertiban terhadap aktivitas pedagang kaki lima yang berjualan di jalan masuk pasar otonom. Dia menilai kebijakan itu sudah sangat tepat, namun tidak dibarengi dengan pengawasan yang serius. Hal itu yang kemudian menjadi pemicu masyarakat justru memilih berjualan di jalan utama depan Lapangan Tembak. Bahkan kalau dilihat jumlah mereka setiap hari semakin bertambah.
Page: 1 2
Topografi Kota Jayapura yang unik diapit oleh gugusan perbukitan curam dan bentangan pesisir pantai membuat…
-Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri meminta para bupati dan wali kota tidak menyerahkan agenda penting…
Kepala Bagian Mutu Layanan Fasilitas Kesehatan BPJS Kesehatan Cabang Jayapura Dian Novita, mengatakan ketentuan…
"Kita ke sini sesuai dengan perintah Pak Wali Kota untuk menata dan menertibkan Pasar…
Suara nyaring datang dari kalangan pedagang asli Papua yang telah bertahun-tahun menggantungkan hidup di…
Peluncuran buku tersebut dihadiri mahasiswa, akademisi serta Direktur Aliansi Demokrasi untuk Papua (ALDP) Latifah Anum…