

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru. (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA — Pemerintah Kota Jayapura mengambil langkah tegas menanggapi maraknya penggunaan meriam spiritus yang mulai menjamur di berbagai wilayah kota. Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru mengaku Pemkot secara resmi mengeluarkan edaran penertiban dan operasi lapangan guna menekan aktivitas berbahaya tersebut.
“Mulai hari ini, tim keamanan terpadu sudah kami arahkan untuk melakukan sweeping atau operasi di seluruh wilayah Kota Jayapura,” ujar Rustan Saru disela kegiatan di Jayapura, Rabu (5/11).
Menurutnya, tim keamanan terpadu akan melakukan pemantauan dan razia rutin menjelang akhir tahun untuk memastikan tidak ada aktivitas pembuatan maupun penggunaan meriam spiritus di lingkungan masyarakat.
“Menjelang akhir tahun, kita akan rutin lakukan operasi. Salah satu sasarannya adalah meriam spiritus ini,” tegasnya.
Rustan menyesalkan bahwa sebagian besar pengguna meriam spiritus adalah anak-anak dan remaja, yang sering kali belum memahami bahaya dari aktivitas tersebut. Berdasarkan data dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Jayapura, penggunaan meriam spiritus beberapa tahun terakhir bahkan telah menyebabkan sejumlah kebakaran di beberapa lokasi.
Page: 1 2
Menggunakan Rigid Bouyancy Boat (RBB) 600 PK, tim menyisir perairan Puriri sejauh 11 mil laut…
Rekianus mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Port Moresby…
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika menetapkan satu orang tersangka dalam kasus dugaan penipuan lowongan…
Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Mimika mencatat tren penyalahgunaan narkotika kini marak menyasar kalangan pelajar…
Kerja sama tersebut melibatkan Kementerian Kesehatan, 14 rumah sakit rujukan nasional, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan,…
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 00.30 WIT. Piket Satreskrim menerima laporan mengenai terbakarnya rumah milik…