

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru bersama Ketua Pordi Papua, Supriadi Laling dan pengurus Gardu Titik Kumpul saat bermain domino eksebisi usai peresmian di Kotaraja, Sabtu (3/10). Foto: Gamel/Cepos
JAYAPURA– Lomba domino atau yang dulu dikenal dengan permainan gaplek sempat diidentikkan dengan perjudian. Namun setelah masuk dalam cabang olahraga, perlahan kesan judi ditepis bahkan menjadi cabang olahraga yang bisa membawa nama harum daerah.
Ini disampaikan Ketua Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (Pordi) Papua, Supriadi Laling usai melantik pengurus Gardu Titik Kumpul, Kotaraja, Sabtu (4/10).
“Pada 25 Agustus kemarin sudah terdaftar 54 gardu se Jayapura dan Desember nanti sebisa mungkin ada wakil Papua yang ikut kejuaraan nasional apalagi sudah dimulai dengan event Walikota Cup lalu, ” kata Laling.
Laling menyebut bahwa permainan domino kini bisa sejajar dengan olahraga hobi dan ketangkasan lainnya karena dalam bermain harus menggunakan strategi. Jika salah perhitungan maka berpeluang kalah.
“Dengan aturan yang ketat dan resmi masuk cabang olahraga, perlahan menepis kesan judi dan tak boleh ada yang berbau uang disini, ” tambahnya.
Page: 1 2
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…