Menurut Elia, Gubernur juga menyoroti masih adanya tantangan terkait guru yang enggan bertugas di distrik atau kampung, serta perlunya kebijakan yang memberikan perlindungan dan kenyamanan bagi para pendidik di pedalaman Papua dan di daerah lainnya di Papua.
“Bapak Gubernur berharap agar PGRI dapat berkoordinasi dengan dinas pendidikan dan mitra teknis untuk mencari solusi terbaik, termasuk dalam hal perlindungan dan peningkatan kesejahteraan guru,” jelas Elia.
Lebih jauh, Kepala SMK Negeri 2 Jayapura menyampaikan, menjelang peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT ke-80 PGRI yang jatuh, pada 25 November 2025 mendatang, ia berharap pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota dapat lebih terbuka terhadap aspirasi para guru di lapangan.
“Guru adalah ujung tombak pendidikan. Kami berharap pemerintah dapat mendengar suara mereka, agar ke depan ada perhatian lebih terhadap kebutuhan dan kesejahteraan guru,” tutup Elia. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menyampaikan bahwa seluruh dokumen permohonan bantuan telah diinput ke dalam…
Prabowo menyampaikan dalam Undang-Undang Dasar 1945 ditegaskan tujuan nasional pertama bangsa Indonesia, yakni melindungi segenap…
Nah dengan AI ini kita juga sudah memiliki circular letter terkait kecerdasan artificial. Kita sudah…
“Antara lain saya sampaikan juga bahwa ada satu hal yang harus dijaga, di sini di…
Presiden Prabowo Subianto menargetkan jumlah penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat menembus 82,3 juta orang…
Kesepakatan ini melibatkan penjualan sebagian saham perusahaan miliknya, Step Distinctive Limited, kepada Rich Sparkle Holdings,…