

Sejumlah taksi/angkutan yang sedang parkir di Entrop yang diduga sebagai Terminal Bayangan, Minggu (4/5) (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA – Dinas Perhubungan Kota Jayapura telah mengambil langkah tegas dalam menertibkan taksi atau angkutan umum di Kotaraja Jayapura dengan merazia sejumlah kendaraan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Jayapura, J. Sitorus menjelaskan bahwa dugaan ada terminal bayangan di kawasan Entrop sudah dilakukan penertiban beberapa kali, namun para sopir angkutan sepertinya tidak menghiraukan hal ini.
“Kamis lalu kita turun ke lokasi dan mengamankan 7 kendaraan atau mobil taksi, kendaraan tersebut langsung kita kandangkan,” ujar J. Sitorus saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Minggu (4/5).
Kata Sitorus, sebelum Dinas Perhubungan mengambil langkah tegas, pihaknya sudah mengimbau dan sidak langsung ke lokasi, namun sama sekali tidak dihiraukan oleh para sopir. “Langkah humanis kita sudah lakukan, bahkan berulang kali, namun tidak digubris, sepertinya mereka bebal dengan itu dan terpaksa kira harus ambil langkah tegas,” ungkapnya.
Menurutnya, dalam Peraturan nomor 22 tahun 2009 tentang lalulintas, pada Pasal 36 , dijelaskan bahwa angkutan umum wajib masuk terminal. “Peraturan sudah jelas, tetapi mereka sepertinya kurang peduli. Kita sedang menggodok ulang peraturannya, khusus sanksi yang saat ini wajib ditahan 3 hari kita mau rubah menjadi satu minggu,” tegasnya.
Page: 1 2
Kejadian pertama kali diketahui oleh penjaga stadion, Thomas Kurunimanop, saat melakukan pengecekan sekira pukul 05.00…
Kata Kapolres, penangkapan itu dilakukan pada tanggal 6 Januari 2026. Tiga orang diantaranya ditangkap sebagai…
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyampaikan, hingga akhir tahun ini jumlah penerima manfaat…
Menurut Asep, imbauan itu disampaikan sebagai bentuk pengawasan sekaligus aksi nyata KPK dalam menjaga kedaulatan…
"Kami bersyukur bahwa program restorasi pesawat CN235-100M A-2305 yang telah berhasil diselesaikan dan kini siap…
Masyarakat dengan cepat menyebarkan informasi melalui akunnya masing-masing untuk memobilisasi dan menarik dukungan publik dalam…