“Namun bagi kendaraan yang lebih dari dua kali melakukan pelanggaran yang sama, dalam peraturan nanti kita mau dorong untuk langsung di putihkan saja atau dirubah menjadi plat hitam,” lanjutnya.
Mendorong sanksi yang lebih berat ini kata Sitorus didasari oleh banyaknya oknum-oknum sopir angkutan yang tidak patuh. “Seperti yang diarahkan oleh bapa Walikota, bahwa kota ini kita harus tata baik, salah satunya adalah terkait trayek angkutan. Padahal pemerintah sudah bangun terminal tapi tidak dimanfaatkan dengan baik dan benar,” ujarnya.
Kondiswi serupa, kata J. Sitorus, juga terjadi di beberapa titik, misalnya di depan kantor klasis di Kota Jayapura, dimana banyak taksi yang melakukan parkir sembarangan. “Penataan parkir ini sedang kita prioritaskan, karena kerab menjadi biang kemacetan dan membuat jalan jadi sempit,” jelasnya.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Manajemen Persipura Jayapura memberikan apresiasi tinggi kepada penonton yang sangat antusias mendampingi Persipura dalam laga…
Ia mendesak Pemerintah Provinsi Papua Tengah segera mengambil langkah cepat guna mencegah konflik meluas. Menurut…
Kepala Bidang Penempatan dan Pelatihan Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi…
Bupati Yoseph Bladib Gebze seusai membuka Musrenbang Distrik tersebut mengungkapkan, Musrenbang yang dilaksanakan ini untuk…
Ketua Takmir Masjid Al-Asha, H. Laode Sahari, mengaku bangga dan terharu karena untuk pertama kalinya…
Ramadan kembali menjejak hari-harinya di masjid bersejarah itu. Seperti tahun-tahun sebelumnya, ruang ibadah tak pernah…