

Fransiska H. Rerey (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA-Dinas Tenaga Kerja Provinsi Papua akan membuka Posko Pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR) menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Pembentukan posko tersebut mengacu pada Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan yang disampaikan kepada pemerintah daerah melalui dinas tenaga kerja.
Kepala Bidang Penempatan dan Pelatihan Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Papua, Fransiska H. Rerey mengatakan, posko pengaduan biasanya dibuka tujuh hari sebelum Lebaran dan tetap beroperasi hingga tujuh hari setelah Lebaran.
Posko ini akan ditempatkan di Kantor Disnaker Provinsi Papua dengan melibatkan tim khusus untuk menerima dan menindaklanjuti laporan pekerja. “Untuk Posko Aduan THR Lebaran biasanya ada surat dari kementerian yang menjadi dasar pembentukan Posko. Kami akan membuka Posko tujuh hari sebelum dan tujuh hari setelah Lebaran,” katanya kepada Cenderawasih Pos, Senin (23/2).
Menurut Fransiska, Posko tersebut diperuntukkan bagi pekerja yang tidak menerima hak THR dari perusahaan. Setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti oleh tim pengawas dengan melakukan pemeriksaan langsung ke perusahaan guna mengetahui penyebab belum dibayarkannya THR.
Page: 1 2
Tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan lapangan pekerjaan ternyata tidak hanya berdampak pada tingkat kesejahteraan, tetapi…
Kepala BMKG Merauke, Wahyu Hidayat mengungkapkan berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9 pada Kamis (10/9) pukul…
Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean, mewakili Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan, mengatakan…
Berdasarkan hasil analisis pemutakhiran parameter dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa…
Ketua Tim Meteorologi Publik BMKG, Finnyalia Napitupulu, menginformasikan bahwa gambaran cuaca secara umum di…
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mengatakan, definisi OAP telah memiliki dasar hukum…