

Pj Gubernur Papua Ridwan Rumasukun saat melakukan panen cabai. Harga komoditas cabai terus dipantau, karena lonjakan harganya sering jadi pemicu terjadinya inflasi. (foto: Dok/Cepos)
JAYAPURA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua memantau perkembangan harga cabai agar tidak terlalu tinggi guna menjaga inflasi tetap stabil di Bumi Cenderawasih.
Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Papua Suzana Wanggai mengatakan cabai merupakan bahan masakan yang sering digunakan dalam memasak sehingga pergerakan harga komoditas tersebut perlu dilakukan pemantauan aga tidak memberikan tekanan pada inflasi.
“Kami rutin memonitor perkembangan harga komoditas cabai di pasar hal ini sebagai upaya dalam menjaga inflasi tetap stabil,” katanya di Jayapura, Jumat (3/5).
Menurut Suzana, untuk itu pihaknya juga terus melakukan pertemuan lintas sektor dengan begitu kenaikan harga cabai menjadi permasalahan bersama.
“Pertemuan lintas sektor rutin kami lakukan secara berkala baik dari perbankan, distributor maupun instansi teknis terkait lainnya sebab pengendalian inflasi ini membutuhkan kerja kolaborasi dari semua pihak,”ujarnya.
Page: 1 2
Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…
Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…
"Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir…
Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…
Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan penghasilan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berkisar…