Categories: METROPOLIS

Berstatus Dilindungi, Kus Kus Malah Dijual Bebas

JAYAPURA-Peredaran satwa dilindungi nampaknya masih marak terjadi di Kota Jayapura. Selain banyak yang memelihara, ada juga yang memajang untuk diperjualbelikan. Jika selama ini ada yang bertransaksi secara sembunyi – sembunyi dan dilakukan  orang perorang, namun kini mulai dijual secara terbuka dan terang – terangan.

   Biasanya lokasi yang digunakan untuk menjual berada di pertigaan Koya Barat Distrik Muara Tami namun kali ini justru di dalam kota yakni di Jl Alternatif tak jauh dari pertigaan RS Bhayangkara.  Satwa yang paling sering diperjualbelikan adalah jenis kus kus, salah satu species hewan berkantong yang merupakan salah satu satwa endemik Papua.

    “Tadi ada 5 ekor yang dijual, dimana 4 ekor masih anak dan 1 lagi betina dewasa berukuran cukup besar,” kata Fredy, salah satu warga Kota Jayapura saat menyambangi lokasi penjualan, Jumat (3/5). Ia menyebut kus kus tersebut dijual di pinggir jalan alternatif menuju Perumnas II Waena.

  “Tadi ada yang warna putih, coklat dan juga gold campuran hitam. Yang betina dewasa dijual Rp 600 ribu sedangkan yang kecil  dijual Rp 300 – Rp 400 ribu,” jelasnya.

  Pantauan Cenderawasih Pos, selama ini pertigaan Koya Barat yang paling sering dipakai untuk berjualan satwa dilindungi namun kali ini justru di dalam kota. Di Muara Tami biasanya dijual pada akhir pekan ketika arus wisata sedang tinggi. “Kalau tadi dekat RS Bhayangkara, jalan belakang,” sambung Fredy.    

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Karantina Papua Tolak 14 Ton Daging Ayam dari Surabaya

Penolakan diambil setelah daging ayam tersebut terbukti tidak layak konsumsi akibat tingkat cemaran mikroba yang…

1 day ago

Di Gudang Arang, 2 Kelompok Warga Kembali Saling Serang

Menerima laporan adanya perkelahian antar 2 kelompk warga di Gudang Arang tersebut, Patroli Ramadan langsung…

1 day ago

Buka Peluang Investor Asing Garap Perikanan Papua

Menurut Philemon, Papua memiliki potensi sumber daya alam yang besar, terutama di sektor perikanan dan…

1 day ago

Penyelundupan 925,38 Gram Ganja dari Distrik Tangma Digagalkan

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Narkoba Iptu Jan B Saragih, SH, membenarkan adanya penyerahan narkotika yang…

1 day ago

Setahun Kepemimpinan Gubernur, Komnas HAM Sampaikan Catatan HAM

Kepala Sekretariat Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengatakan catatan yang disampaikan berkaitan dengan…

1 day ago

Bupati Biak Pimpin Rombongan “Belajar” Pariwisata ke Raja Ampat

Studi banding ke Raja Ampat dinilai sangat tepat, karena dinilai memiliki banyak kesamaan, baik dari…

1 day ago