

"Berdasarkan hasil Monitoring Musim Hujan 2024/2025 dasarian III Desember 2024, wilayah Papua yang berada dalam zona musim saat ini memasuki periode musim penghujan," ujar Ketua Tim Layanan Meteorologi Publik BMKG Wilayah V Jayapura, Ezri Ronsumbre ketika dihubungi Cenderawasih Pos
JAYAPURA – Cuaca ekstrem yang terjadi di Kota dan Kabupaten Jayapura pada, Senin (3/2) hingga, Selasa (4/2) kemarin telah mengakibatkan banjir hingga tanah longsor di berbagai titik di kedua wilayah tersebut.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura menjelaskan curah hujan tertakar sebesar 213 mm/hari kondisi itu termasuk kategori hujan ekstrem sementara di Sentani Kabupaten Jayapura mencatat sebesar 100,4 mm/hari, dimana hal ini masuk kategori hujan ekstrem.
Penjelasan itu disampaikan Ketua Tim Layanan Meteorologi Publik, Ezri Ronsumbre melalui keterangan tertulisnya kepada Cenderawasih Pos, Selasa (4/2) siang. “Hujan ini telah menyebabkan dampak banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang pada beberapa titik di Kota dan Kabupaten Jayapura bahkan terdapat satu korban meninggal dunia akibat terseret arus banjir,” kata Ezri.
Menurutnya, penyebab hujan ekstrem tersebut disebabkan karena saat ini wilayah Papua secara umum berada pada periode puncak musim penghujan, sehingga atmosfer menjadi sangat sensitif dan mudah terbentuk awan hujan saat adanya gangguan skala harian seperti gangguan pola angin, gelombang tropis, dan MJO.
Page: 1 2
Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…
Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…
Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…
Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…
Penertiban dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas penjualan Boplas yang dinilai meresahkan.…
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…