Categories: METROPOLIS

Petani Keluhkan Sulit Dapat Pupuk

Terungkap Saat Reses Anggota DPRP Kristhina Luluporo di Koya Timur

JAYAPURA-Para petani di Kelurahan Koya Timur, Distrik Muara Tami mengaku kesulitan mendapatkan pupuk. Ketua RW 11 Koya Timur, Jazuli Ridwan yang sehari-hari bekerja sebagai petani mengatakan, selain kesulitan mendapatkan pupuk, petani juga mengeluhkan harga pupuk.

   “Warga di Koya Timur, khususnya kami yang tinggal di RW 11, bekerja sebagai petani. Kendala yang kami alami selama ini yaitu masalah ketersediaan pupuk. Kalau pun ada, harganya mahal,” ungkap Jazuli Ridwan saat bertatap muka dengan anggota DPR Papua, Kristhina RI Luluporo yang melakukan kegiatan reses di Kelurahan Koya Timur, Distrik Muara Tami, Sabtu (3/2).

   Selain masalah pupuk, Jazuli juga mengeluhkan masalah jalan produksi yang terkadang membuat petani kesulitan mengangkut hasil pertaniannya dari ladang.

   Menanggapi aspirasi warga tersebut, anggota DPRP, Dr. Kristhina RI Luluporo, SIP.,MAP., menyampaikan akan melakukan komunikasi dengan instansi terkait di jajaran Pemkot Jayapura maupun Pemprov Papua dalam mencarikan solusi mengatasi kesulitan pupuk di tingkat petani.

Dalam kesempatan itu, politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menawarkan salah satu solusi dalam mengatasi kesulitan petani dalam mendapatkan pupuk.

   Menurut Kristhina Luluporo atau yang akrab disapa Ibu Mano ini, warga dalam hal ini petani bisa membentuk koperasi. Dimana melalui koperasi ini, pemerintah bisa mendistribusikan pupuk yang dapat dibeli petani dengan harga terjangkau.

  “Saya tunggu ya bapak dan ibu, apabila mau membentuk koperasi. Nanti saya minta orang koperasi untuk mendampingi dan membimbing dalam menjalankan koperasi tersebut,” ucapnya.

   Mengenai jalan produksi, Kristhina Luluporo menyampaikan bahwa aspirasi ini akan menjadi catatan dan akan direkomendasikan ke pemerintah untuk mendapat perhatian. “Ini akan menjadi catatan dan rekomendasi bagi kami. Sebab dalam kegiatan reses seperti ini, semua anggota DPR turun ke daerah pemilihannya masing-masing, untuk mendengarkan apa yang disampaikan masyarakat atau konstituennya,” tuturnya.

   “Mungkin kalau ada waktu, kita bisa turun melihat jalan produksi. Sebab jalan produksi ini juga berperan penting bagi petani dalam mengangkut hasil pertanian dari ladang,” tutupnya.

   Selain masalah pupuk, warga RW 11 Kelurahan Koya Timur juga menyampaikan aspirasi terkait ketersediaan obat malaria di Puskesmas Pembantu (Pustu) Koya Timur.  “Kalau kita kena malaria, tetap rogoh kantong dalam untuk membeli obat malaria. Jadi kalau bisa, dibantu untuk dikomunikasikan ke pemerintah menyangkut ketersediaan obat malaria di Pustu Koya Timur,” ucap Rita.(nat/tri)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

RSJ Abepura Siapkan Rehabilitasi dan Pelatihan Kerja ODGJ

Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Abepura terus mendorong upaya kemandirian bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)…

1 hour ago

Sejarah, 13 Casis Lanud J.A. Dimara Lolos Pendidikan Tamtama TNI AU

Sebanyak 13 calon siswa (casis) yang dikirim melalui Lanud J.A. Dimara Merauke berhasil lolos seleksi…

2 hours ago

112 Tahun Injil di Skouw, Abisai Rollo Ajak Generasi Muda Setia kepada Tuhan

  Ibadah syukur yang berlangsung di Tugu Injil Pesisir Pantai Skouw, Kampung Skouw Yambe, tersebut…

3 hours ago

Kapolres: Dua penyelundup dengan satu kilogram ganja ditangkap di Biak

Dihubungi dari Jayapura, AKBP Arjuna mengatakan, dari pengakuan kedua tersangka, mereka ditangkap dalam dua hari…

4 hours ago

Aparat Gabungan Perketat Pengamanan di Jayawijaya

Langkah ini diambil guna menjamin keselamatan warga sipil serta menjaga keberlanjutan roda pelayanan publik di…

5 hours ago

Satpol PP Merauke Siap Tertibkan Kendaraan Antre BBM di Badan Jalan

Kepala Satpol PP Kabupaten Merauke, Fransiskus Kamijay, mengatakan penertiban tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga…

6 hours ago