

Para pengurus Masjid di Papua saat mengikuti Raker I di Kantor Agama Kota Jayapura, Sabtu (3/1). (foto:Karel/Cepos)
JAYAPURA-Kolaborasi Masjid Pemberdaya (KMP) Wilayah Papua mengadakan rapat kerja (Raker) I, dengan 49 pengurus Masjid di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura dan Keerom, Sabtu (3/2).
Menurut Ketua KMP Papua H. Achmad Jaenuri, Raker tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi terkait dengan dengan fungsi Masjid. Sebab menurutnya umat muslim percaya bahwa Masjid tidak hanya sebagai tempat untuk beribadah, tapi memiliki manfaat secara vertikal dan horizontal.
“Masjid memiliki uang kas, uang kas ini harusnya dikelola dengan baik, selain untuk pembangunan Masjid itu sendiri, tapi juga membantu ekonomi umat yang ada di sekitarnya,” ujarnya.
“Apa gunannya bangunan Masjid megah, dan memiliki tabungan yang cukup banyak, tapi umat disekitarnya masih miskin?” sambungnya.
Oleh sebab itu Kolaborasi Masjid Pemberdaya dibentuk, untuk mengkolaborasikan dengan setiap Pengurus Masjid dalam hal pengelolahan Masjid di Papua. “Masjid tidak boleh tutup mata dengan nasib umatnya, karena dalam ajaran Islam, Masjid wajib memberdayakan ekonomi umatnya sekurangnya 45 rumah yang ada di sekitar kiri dan kanannya,” ungkap Achmad Jaenuri.
Page: 1 2
Persipura wajib menang untuk tetap menjaga jarak dengan para pemuncak klasemen sementara grup D. Namun…
Ia menjelaskan, contoh yang disampaikan presiden antara lain singkong, jagung, dan tanaman lainnya, termasuk sawit.…
Sedangkan di tahun 2025, kasus tindak pidana narkotika naik hingga mencapai 44 kasus, 33 diantaranya…
Kepala Bapenda Kota Jayapura, Robby Kepas Awi, mengatakan target PAD tahun 2025 sebesar Rp291,84 miliar…
‘’Kita baru saja mengakhiri tahun 2025 dan memasuki tahun 2026. Tentu saja, dinamika pembanguan di…
Gubernur menyebutkan, kinerja pembangunan Papua sepanjang 2025 menunjukkan tren perbaikan yang tercermin dari berbagai indikator…